Gerakan Literasi Untuk Membangun Minat Baca di Daerah Terluar Distrik Yapen Barat Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rendahnya kemampuan membaca dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan salah satunya adalah ketersediaan literatur baik berupa buku bacaan ataupun buku ajar yang dibutuhkan untuk mendukung kemampuan siswa. Pemenuhan kebutuhan tersebut tentunya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab civitas akademik. Terbatasnya kemampuan ekonomi dan sulitnya akses untuk memperoleh buku-buku bacaan dan buku ajar pada daerah 3T menjadi salah satu penghambat untuk meningkatkan kemampuan literasi, sementara anak didik atau siswa pada daerah 3T mempunyai hak untuk meningkatkan kemampuan literasi mereka. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Yapis Papua dan Politeknik Penerbangan Jayapura berkolaborasi dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, menginisiasi dan mengorganisasikan berbagai institusi dan masyarakat untuk membantu menyediakan buku layak baca berupa buku-buku bacaan dan buku ajar untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Anggraeni, P. R. (2019). Implementasi Kebijakan Literasi Sekolah Guna Peningkatan Karakter Gemar Membaca. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 1(2). https://doi.org/10.52483/ijsed.v1i2.12
Arsyad, A. (2000). Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Fitriani, E., Sari, N., & Wahyudi, A. (2022). Penguatan Literasi Melalui Program Donasi Buku pada Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pengabdian Pendidikan Indonesia, 3(2), 112–120.
Harahap, D. G. S., Nasution, F., Sumanti, E., & Sormin, S. A. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2400
Nudiati, D. (2020). Literasi Sebagai Kecakapan Hidup Abad 21 Pada Mahasiswa. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 3(1). https://doi.org/10.31960/ijolec.v3i1.561
Prasetyo, B., Hidayat, T., & Kurniawan, A. (2022). Kolaborasi Multipihak dalam Pengembangan Literasi Masyarakat. Prasetyo, B., Hidayat, T., & Kurniawan, A. (2022). Kolaborasi Multipihak Dalam Pengembangan Literasi Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 245–253, 2(4), 245–253.
Rahmawati, Y., Putra, A., & Wibowo, S. (2021). Donasi Buku dan Peningkatan Minat Baca Anak di Daerah Pinggiran. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(3), 65–72.
Ruslan, R. (2020). Membangun Literasi Masyarakat Melalui Taman Bacaan Masyarakat: Eksplorasi Pengalaman Community Engagement Program di Cot Lamme – Aceh Besar. Jurnal Adabiya, 19(2), 155–168. https://doi.org/10.22373/adabiya.v19i2.7514
Subakti, H., Oktaviani, S., & Anggraini, K. (2021). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2489–2495. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1209
Suryani, D., Lestari, M., & Hidayatullah, R. (2023). Literasi Berbasis Komunitas sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 45–54.