Penguatan Kesadaran Kolektif dalam Pemberdayaan Perempuan Berbasis SDGs di Kelurahan Sukarame Baru, Bandar Lampung
Isi Artikel Utama
Abstrak
pengabdian ini bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan melalui pemberdayaan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di Kelurahan Sukarame Baru. Domestifikasi perempuan yang dipengaruhi oleh budaya patriarki dan terbatasnya kapabilitas perempuan yang menjadi isu krusial dalam pembangunan ekonomi juga menjadi problematika yang kompleks di Kelurahan Sukarame Baru. Pengabdian ini dilaksanakan dengan sosialisasi, diskusi partisipatif, dan pendampingan pemberdayaan perempuan di lingkungan RT 05 Kelurahan Sukarame Baru. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal dengan melibatkan 60 peserta. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perempuan terkait pentingnya keterlibatan perempuan di dalam pencapaian kesejahteraan ekonomi keluarga berbasis SDGs. Selain itu, peningkatan kemampuan perempuan juga ditandai dengan kemampuan mereka mengindentifikasi potensi, jaringan, dan modal sosial dalam sebua canvas. Pengabdian ini juga mampu membangun kesadaran kolektif, soliditas sosial dan partisipasi seluruh elemen sebagai basis pemberdayaan ekonomi komunitas. Semangat kewirausahaan kolektif tumbuh sebagai upaya bersama keluar dari jerat kemiskinan dan ketidakadilan gender. Dalam konteks ini, semangat tersebut tertranlasi ke dalam gagasan membangun pasar kreatif sebagai ruang pengembangan UMKM. Pemberdayaan perempuan ini telah menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran kolektif, kapabilitas, dan kemandirian ekonomi Perempuan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Andari, S., Yusuf, H., Kuntjorowati, E., Purnama, A., Listyawati, L., Febriyandi, F. Y. S., Martino, M., & Murdiyanto, M. (2023). Empowerment and mobility of women from domestic to public spaces in improving family welfare. Multidisciplinary Science Journal, 5. https://doi.org/10.31893/multiscience.2023031
Andika, M. (2019). Reinterpretasi Ayat Gender dalam Memahami Relasi Laki-Laki dan Perempuan (Sebuah Kajian Kontekstual dalam Penafsiran). Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 17(2), 137. https://doi.org/10.14421/musawa.2018.172.137-152
Bocken, N. M. P., Short, S. W., Rana, P., & Evans, S. (2014). A literature and practice review to develop sustainable business model archetypes. In Journal of Cleaner Production (Vol. 65). https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2013.11.039
Duflo, E. (2012). Women empowerment and economic development. In Journal of Economic Literature. https://doi.org/10.1257/jel.50.4.1051
Dzuhayatin, S. R. (2020). Gender glass ceiling in Indonesia: Manifestation, roots and theological breakthrough. Al-Jami’ah. https://doi.org/10.14421/AJIS.2020.581.209-240
Fuseini, M. N., Enu-Kwesi, F., & Sulemana, M. (2019). Poverty reduction in Upper West Region, Ghana: role of the Livelihood Empowerment Against Poverty programme. Development in Practice. https://doi.org/10.1080/09614524.2019.1586833
Khurshid, A. (2016). Domesticated gender (in) equality: Women’s education & gender relations among rural communities in Pakistan. International Journal of Educational Development. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2016.08.001
Muhammad, S., Ximei, K., Saqib, S. E., & Beutell, N. J. (2021). Women’s home‐based entrepreneurship and family financial position in Pakistan. Sustainability (Switzerland), 13(22). https://doi.org/10.3390/su132212542
Nugroho, D., Setyawan, D., & Yunita, D. S. (2023). Women as economic actors in the family: The importance of religion and community in Payungi’s women empowerment. Review of Islamic Sosial Finance and Entrepreneurship. https://doi.org/10.20885/risfe.vol2.iss1.art5
Poteyeva, M., & Wasileski, G. (2016). Domestic violence against Albanian immigrant women in Greece: Facing patriarchy. Sosial Sciences, 5(3). https://doi.org/10.3390/socsci5030037
Purwanti, I., Ruliana, T., & Yudhyani, E. (2024). The Effect of Empowerment on The Welfare of Women Micro Business Actors Through Performance in Kutai Kartanegara District. Journal La Bisecoman, 5(5). https://doi.org/10.37899/journallabisecoman.v5i5.1577
Raghunandan, V. (2018). Changing equations: Empowerment, entrepreneurship and the welfare of women. Journal of International Women’s Studies, 19(3).
Ruhiiga, T. M. (2013). Reverse Empowerment in Post South Africa’s Anti-poverty Strategy. Journal of Sosial Sciences. https://doi.org/10.1080/09718923.2013.11893141
Singer Babiarz, K., Miller, G., & Valente, C. (2018). Family Planning and Women’s Economic Empowerment: Incentive Effects and Direct Effects Among Malaysian Women. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3125137
Suharnanik, S., & Yulairini, S. (2022). Family Welfare Empowerment (PKK) Role in Set Woman Cooperation to Support Economy Creative Empowerment Based on Community. Revista de Cercetare Si Interventie Sosiala, 77. https://doi.org/10.33788/rcis.77.10