Edukasi Publik Sistem Demokrasi Indonesia dan Politik Dinasti di Yogyakarta
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi demokrasi masyarakat melalui edukasi publik mengenai pelaksanaan demokrasi dan politik dinasti di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta dan Lapangan Denggung, Sleman, dengan melibatkan enam peserta, terdiri atas tiga mahasiswa dan tiga masyarakat umum. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif-partisipatif melalui penyusunan pertanyaan, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, serta refleksi hasil. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memahami prinsip dasar demokrasi, terutama kebebasan berpendapat, partisipasi pemilu, penegakan hukum, dan transparansi pemerintahan. Peserta juga menyampaikan pandangan kritis terhadap politik dinasti karena berpotensi mempersempit kompetisi dan meningkatkan nepotisme, meskipun sebagian menilai hubungan keluarga tidak selalu bermasalah apabila kandidat memiliki kompetensi dan integritas. Kegiatan membuka ruang dialog politik yang aman, meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa, dan menegaskan pentingnya pendidikan kewarganegaraan yang mendorong partisipasi kritis. Evaluasi merekomendasikan perluasan peserta, instrumen pre-post, dan forum dialog berkelanjutan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.
Arisanto, P. T., Rizky, L., Wibawa, A., Pratiwi, T. S., Iswardhana, M. R., & Chotimah, H. C. (2025). Pengabdian masyarakat “We Buy We Distribute” sebagai upaya membantu petani di Ngablak, Magelang survive. Kesejahteraan Bersama: Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat, 2(3), 231–239. https://doi.org/10.62383/bersama.v2i3.2071Aspinall, E., & Mietzner, M. (2019). Southeast Asia's troubling elections: Nondemocratic pluralism in Indonesia. Journal of Democracy, 30(4), 104-118.
Dahl, R. A. (1998). On democracy. Yale University Press.
Dedi, A. (2022). Politik dinasti dalam perspektif demokrasi. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 8(1), 92-101. https://doi.org/10.25157/moderat.v8i1.2596
Harefa, D., & Hulu, F. (2020). Demokrasi Pancasila di era kemajemukan. Embrio Publisher.
Iswardhana, M. R., Maharani, G. A., Nurjannah, L., & Wulandari, R. (2025a). Pengabadian di SD Negeri Nogotirto: Dari sudut Yogyakarta menatap dunia—Petualangan seru jelajahi dunia. Jurnal Pengabdian West Science, 4(12), 2401–2408. https://doi.org/10.58812/jpws.v4i12.3209
Iswardhana, M. R., Srikandi, D. A., Maghribi, N. F., & Aulia, R. A. (2025b). Pengabdian mengatasi keresahan masyarakat Yogyakarta terhadap perokok aktif di tempat umum. Easta Journal of Innovative Community Services, 3(2), 105–114. https://doi.org/10.58812/ejincs.v3i02.360
Iswardhana, M. R., Zakinah, M., Rizaldi, E., & Arkhan, S. (2025c). Pengabdian kepada masyarakat kampanye utamakan keselamatan berkendara pada Mei 2025. Jurnal Pengabdian West Science, 4(5), 726–733. https://doi.org/10.58812/jpws.v4i05.2404
Manik, T. S. M., Purwantiningsih, A., & Riyanti, D. (2024). Konstruksi ideal warga negara demokrasi dan pendidikan kewarganegaraan: Suatu tinjauan literatur. Integralistik, 35(1). https://doi.org/10.15294/keyntc11
Mariana, D., & Husin, L. H. (2017). Democracy, local election, and political dynasty in Indonesian politics. Jurnal Wacana Politik, 2(2). https://doi.org/10.24198/jwp.v2i2.13998
Mietzner, M. (2020). Authoritarian innovations in Indonesia: Electoral narrowing, identity politics and executive illiberalism. Democratization, 27(6), 1021-1036. https://doi.org/10.1080/13510347.2019.1704266
Mietzner, M. (2021). Sources of resistance to democratic decline: Indonesian civil society and its trials. Democratization, 28(1), 161-178. https://doi.org/10.1080/13510347.2020.1796649
Mukhlis, M. M., Ilmar, A., Maskun, Aswanto, & Tajuddin, M. S. (2024). Dynastic politics in regional elections: Challenges to democracy and the need for legal reform in Indonesia. Jurnal Konstitusi, 21(4), 565-587. https://doi.org/10.31078/jk2143
Power, T. P. (2018). Jokowi's authoritarian turn and Indonesia's democratic decline. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 54(3), 307-338. https://doi.org/10.1080/00074918.2018.1549918
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum