Edukasi Parenting di TK Islam terpadu Bina Rabbani Medan: Semakin Lekat pada Anak tanpa Gadget
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pengasuhan orang tua dalam mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget melalui pendekatan partisipatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di TK Islam Terpadu Bina Rabbani Medan dengan melibatkan 52 peserta yang terdiri dari orang tua dan guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis partisipasi komunitas yang meliputi penyuluhan parenting, diskusi partisipatif, simulasi aktivitas interaksi tanpa gadget, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan serta pentingnya interaksi langsung dengan anak. Selain itu, terjadi perubahan perilaku di mana orang tua mulai mengurangi penggunaan gadget dan meningkatkan kualitas interaksi emosional dalam keluarga. Program ini mendorong terbentuknya kesadaran kolektif untuk menerapkan pola pengasuhan yang lebih sehat dan seimbang. Dengan demikian, kombinasi edukasi, praktik langsung, dan pendampingan terbukti efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan di era digital.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Adeni, S., & Harahap, M. A. (2024). Parent-child communication in anticipation of gadget addiction. Journal of Child, Family, and Consumer Studies, 3(3), 189–198. (Tidak tersedia DOI resmi)
Anggraini, D., & Lestari, S. (2023). Pola asuh orang tua dalam membangun kedekatan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3456–3467. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.XXXX
Hidayat, R., Siregar, M., & Putra, A. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dalam program pengabdian. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2), 112–120.
Hooda, R., Zabatiero, J., Silva, D., Zubrick, S. R., & Straker, L. (2023). Maternal perspectives on how smartphone use influences parent–infant attachment. Ergonomics, 67(2), 148–167. https://doi.org/10.1080/00140139.2023.2212148
Muliati, M., Hendra, H., & Ruslan, R. (2024). Parenting styles and gadget use: Examining intensity and negative impacts on early childhood development. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 9(2), 277–289. (Tidak tersedia DOI resmi)
Peng, Y., Cui, W., Yang, R., & Wang, H. (2025). Parental attachment and problematic smartphone use in adolescents: The chain-mediated role. Frontiers in Psychology, 16, 1648291. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1648291
Pratama, A., & Wulandari, R. (2024). Model pengorganisasian komunitas dalam meningkatkan kualitas program pengabdian masyarakat. Jurnal Abdimas Indonesia, 9(1), 25–34.
Putri, N. A., Kurniawan, D., & Sari, M. (2024). Edukasi parenting dalam mengurangi penggunaan gadget pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 45–54.
Rahmawati, L., & Nugroho, A. (2023). Peran orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget pada anak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 28(2), 210–220.
Sari, D. A., Damayanti, A., Bahfen, M., & Zulhaini, L. (2024). Parental education and gadget knowledge: Their impact on gadget use behavior in children aged 5–6 years. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 9(1), 171–180. (Tidak tersedia DOI resmi)
Suryani, E., Widodo, T., & Lestari, P. (2023). Pendekatan partisipatif dalam pengabdian masyarakat berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 1–10.
Yang, H.-M., & Kim, H.-R. (2024). Father-child attachment on children’s screen time: Mediating role of ego resilience. BMC Pediatrics, 24, 672. https://doi.org/10.1186/s12887-024-05148-5