Kerajinan Tangan dari Limbah Jerami Padi yang Bernilai Ekonomis

Isi Artikel Utama

Isra Rafika Sihombing
Khairul Ali Hutasuhut
Dian Setyorini
Sartiyah Sartiyah
Phan Bao Giang
Keysa Dwi Aulia

Abstrak

Limbah jerami padi di Desa Pematang Johar selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan lebih sering dibakar sehingga menimbulkan polusi serta hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi jerami padi melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan sebagai peluang usaha kreatif berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kelompok petani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa dalam seluruh proses pengorganisasian komunitas. Kegiatan meliputi pelatihan pengolahan bahan, desain produk, produksi, hingga pemasaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan, terbentuknya kelompok usaha kerajinan jerami, serta munculnya pemimpin lokal yang mengoordinasikan kegiatan produksi. Selain menambah peluang pendapatan alternatif, program ini juga mengurangi praktik pembakaran jerami sehingga berdampak positif pada lingkungan. Secara keseluruhan, program berhasil mendorong transformasi sosial ekonomi menuju keberlanjutan desa.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sihombing, I. R., Hutasuhut, K. A., Setyorini, D., Sartiyah, S., Bao Giang, P., & Dwi Aulia, K. (2025). Kerajinan Tangan dari Limbah Jerami Padi yang Bernilai Ekonomis. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 4(02), 511–520. https://doi.org/10.58812/ejecs.v4i02.509
Bagian
Articles

Referensi

Chambers, R. (1995). Rural development: Putting the last first. Longman.

Endiyani, D., Pratama, A., & Susanto, H. (2024). Pemanfaatan limbah pertanian dalam mendukung ekonomi sirkular pedesaan. Jurnal Lingkungan Berkelanjutan, 12(1), 45–56.

Gibson, R. B. (2006). Beyond the pillars: Sustainability assessment as a framework for effective integration of social, economic and ecological considerations in significant decision-making. Journal of Environmental Assessment Policy and Management, 8(3), 259–280. https://doi.org/10.1142/S1464333206002517

Ife, J. (2016). Community development in an uncertain world (2nd ed.). Cambridge University Press.

Ikhsan, M. (2023). Analisis pengelolaan limbah jerami padi di Kecamatan Delanggu. Jurnal Teknologi Pertanian Nusantara, 5(2), 112–123.

Nainggolan, Elisabeth, Petrus Loo, and Susan Grace Nainggolan. (2025).The Making Menir as Fortified Rice Milk: A Healthy and Economical Innovation of the Housewife’s Pioneering Business: Menir Jadi Susu Beras Fortifikasi: Inovasi Sehat dan Ekonomis Dalam Upaya Rintisan Usaha Ibu Rumah Tangga.J ATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) 9.4, 89-92.

Parson, R. J., Jorgensen, J. D., & Hernandez, L. (1994). The integration of social work practice. Wadsworth.

Rhofita, N. (2024). Pengembangan ekonomi pedesaan melalui diversifikasi usaha berbasis limbah pertanian. Jurnal Ekonomi Pedesaan, 9(1), 77–88.

(2024). Inovasi kerajinan berbahan jerami padi sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi Kreatif dan UMKM, 9(1), 45–56.

Sinaga, H. D., & Nainggolan, E. (2025). Optimizing Time Management With Paper Craft Creativity. Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat, 4(2), 278-285

Sutriyanto, A. (2019). Inovasi pemanfaatan jerami padi untuk kerajinan tangan dalam meningkatkan pendapatan petani. Jurnal Agro Kreatif, 4(2), 101–109.

(2019). Pemanfaatan limbah jerami padi untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 112–120.