Penguatan Moderasi Beragama Melalui Dialog Interaktif di MWC NU Pace Nganjuk

Isi Artikel Utama

Myaskur Myaskur
Klarisa Desi Ananta

Abstrak

Menguatnya kecenderungan polarisasi agama di tengah masyarakat menuntut adanya upaya preventif melalui pendidikan dan forum dialog yang terstruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan MWC NU Pace, Nganjuk, melalui pendekatan berbasis dialog interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan tokoh agama lokal, organisasi kepemudaan (Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU), dan tenaga pendidik dalam sesi dialog lintas generasi yang terstruktur. Tema yang diangkat meliputi toleransi, kebangsaan, kebinekaan, dan fiqh al-ta'ayush. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama: asesmen kebutuhan, pelaksanaan dialog partisipatif, dan refleksi-evaluasi. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif pada cara pandang peserta terhadap keberagaman dan munculnya kesadaran dialogis sebagai sikap budaya. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan literasi keagamaan yang inklusif di tingkat akar rumput.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Myaskur, M., & Ananta, K. D. (2024). Penguatan Moderasi Beragama Melalui Dialog Interaktif di MWC NU Pace Nganjuk. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 3(02), 88–97. https://doi.org/10.58812/ejecs.v3i02.371
Bagian
Articles

Referensi

Bagus, Janur M. Dari Desa Ke Dunia Maya: Evolusi KIM Di Tengah Transformasi Digital. Goresan Pena, 2025.

Berger, Peter, dan Thomas Luckmann. “The social construction of reality.” In Social theory re-wired, 92–101. Routledge, 2023.

Haluti, Farid, Loso Judijanto, Apriyanto Apriyanto, Hanoch Herkanus Hamadi, Dahlan Lama Bawa, dan Kalip Kalip. Moderasi Beragama: Menciptakan Suasana Kondusif Keberagaman Agama di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia, 2025.

Haris, Mohammad Akmal, H Jamali Sahrodi, dan Siti Fatimah. Moderasi Beragama di Kalangan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Vol. 1. Penerbit K-Media, 2022.

Jamrizal, Jamrizal, Juparno Hatta, Muhammad Rafii, dan Muhaimin Abdul Rahman. “Membangun Kampung Ramah Keberagaman: Pendekatan Modal Sosial Di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.” Jurnal Abdi Insani 12, no. 5 (2025): 1917–1926.

Kamal, Aulia. “Politik moderasi beragama di Indonesia di era disrupsi: menuju dialog spiritual-humanis.” Moderate El Siyasi: Jurnal Pemikiran Politik Islam 1, no. 1 (2022): 40–57.

Kholili, Ach. “Kultur Digital: Tantangan Dan Peluang Moderasi.” Kultur Budaya Dan Digital (2025): 35.

Nasukah, Binti, dan Binti Maunah. “Kepemimpinan transformasional dalam tinjauan sejarah dan perkembangan kajiannya pada bidang pendidikan.” Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah 6, no. 1 (2021): 38–48.

Ndona, Yakobus. “Analisis Relevansi Pancasila Sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Pergeseran Budaya Akibat Teknologi di Masa Kini.” MUDABBIR Journal Research and Education Studies 5, no. 1 (2025): 894–903.

Permatasari, Tiara, Zairotul Hijroti, Nuril Aulia, Sulsilatul Millah, Dwi Rsalinda Putri, dan Ahmad Faisol Amali. Sejarah Perkembangan Demokrasi Dan Pelembagaaan Demokrasi. Penerbit: Kramantara JS, 2025.

Wahyuddin, Imam, Agus Hilmawan Utomo, Fitri Alfaris, Fajar Cahyono, dan Ashari Ashari. “Moderasi Beragama untuk Generasi Milenial Pancasila: Studi Kasus MI Tarbiyatus Sibyan di Desa" Pancasila" Balun, Turi, Lamongan.” Tasamuh: Jurnal Studi Islam 14, no. 1 (2022): 1–21.