Analisis Studi Kasus Usaha Penjualan Makanan Tradisional pada Sebaran Apem di Pengging Boyolali

Isi Artikel Utama

Annisa Nur Widyawati
Angela Tara
Para Dito Jagad Prayoga
Laverda Rasendriya Agraprana
Ali Wafa Hasyim

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran penjualan apem di Pengging, Boyolali, dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran usaha makanan tradisional ini. Metode penelitian melibatkan survei lapangan dan analisis data geospasial. Hasil penelitian menunjukkan pola sebaran penjualan apem di Pengging, dan faktor-faktor yang memengaruhi lokasi bisnis ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor geografis dan sosial memainkan peran penting dalam sebaran usaha makanan tradisional di daerah ini.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Widyawati, A. N., Tara, A., Prayoga, P. D. J., Agraprana, L. R., & Hasyim, A. W. (2024). Analisis Studi Kasus Usaha Penjualan Makanan Tradisional pada Sebaran Apem di Pengging Boyolali. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 2(03), 136–143. https://doi.org/10.58812/ejecs.v2i03.209
Bagian
Articles

Referensi

Achroni, D. (2017). Belajar dari makanan tradisional Jawa. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pratiwi, E. D. (2016). Istilah-istilah sesaji dalam upacara sadranan di Dukuh Klinggen Desa Guwokajen Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali (suatu kajian etnolinguistik).

Sargiyanto, T. (2008). Motivasi Melakukan Ritual Adat Sebaran Apem “Keong Mas” Di Pengging, Banyudono, Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sholikhah, L. (2016). Istilah-istilah sesaji dalam tradisi dhekahan dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali (suatu kajian etnolinguistik).

Sujiyono, N. F. M. (2012). Potensi kawasan pengging sebagai atraksi wisata minat khusus andalan kabupaten Boyolali.