Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital Marketing di Desa Boyo Kota Gunungsitoli
Isi Artikel Utama
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, perkembangan UMKM di Desa Boyo Kota Gunungsitoli masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan kurangnya literasi digital pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan UMKM berbasis digital marketing di Desa Boyo Kota Gunungsitoli serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing mampu meningkatkan jangkauan pasar, memperluas promosi produk, meningkatkan interaksi dengan konsumen, dan memperkuat daya saing UMKM. Platform digital yang dimanfaatkan meliputi WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan marketplace. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan pengetahuan teknologi, kualitas jaringan internet, keterbatasan sumber daya manusia, dan rendahnya kemampuan pembuatan konten digital. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, dan dukungan pemerintah agar transformasi digital UMKM dapat berjalan secara optimal.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Laporan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing. Pearson uk.
Jannah, N., Aulia, S., Novita, Y., & Rahmat, Z. (2025). Efektivitas tugas praktik berjualan pada mata kuliah kewirausahaan terhadap kemampuan bisnis mahasiswa. Jurnal Akademik Ekonomi Dan Manajemen, 2(4), 462–467. https://doi.org/10.61722/jaem.v2i4.7718
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Edition New Jersey: Pearson Pretice Hall, Inc.
Laporan Survei Dari Masyarakat dan Aparat Desa Boyo. (2026). Data lapangan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Boyo Kota Gunungsitoli.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. https://collegepublishing.sagepub.com/products/qualitative-data-analysis-4-246128
Mubyarto. (1998). Ekonomi rakyat, program IDT, dan demokrasi ekonomi Indonesia. Aditya Media. https://catalog.hathitrust.org/Record/003190539
Pane, A. S. A. S., Putri, H. R., Purba, A. T., & Harahap, L. M. (2025). Peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhadap Perekonomian Indonesia. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(02), 122–129.
Paransa, R. P. J. (2024). Optimalisasi pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui pemasaran digital. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(2), 164–181. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i2.77042
Rahman, A., & Lutfi, M. A. (2024). Strategi digital marketing dalam UMKM di Garut. Jurnal Media Administrasi Terapan, 4(2), 180–188. https://doi.org/10.31113/jmat.v4i2.86
Sahrul, E. A., & Nuringsih, K. (2023). Peran e-commerce, media sosial dan digital transformation untuk peningkatan kinerja bisnis UMKM. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 7(2), 286–299. https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i2.23293
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/details/39653/uu-no-20-tahun-2008