Pemanfaatan Daun Sirih Hijau Sebagai Bahan Baku Minyak Atsiri: Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Isi Artikel Utama

Teguh Setiawan Wibowo
Fitroh Annisaul Mubarokah

Abstrak

Daun sirih hijau, atau piper betle, adalah salah satu tanaman tradisional yang memiliki banyak manfaat karena kandungan minyak atsirinya. Minyak atsiri ini berfungsi sebagai antimikroba, antiseptik, dan aromaterapi. Namun, potensi ekonomi daun sirih hijau belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang cara membuat minyak atsiri dari daun sirih hijau, yang merupakan inovasi yang akan meningkatkan nilai tambah tanaman lokal dan mendorong ekonomi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan serangkaian aktivitas, seperti sosialisasi mengenai manfaat minyak atsiri, pelatihan teknik destilasi sederhana, dan pengelolaan hasil produksi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, di mana masyarakat diajak untuk terlibat aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses ekstraksi, hingga pengemasan produk akhir. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah daun sirih hijau menjadi minyak atsiri dengan kualitas yang baik, menggunakan alat destilasi sederhana yang mudah dioperasikan. Orang-orang yang mengikuti pelatihan ini tidak hanya memperoleh pemahaman teknis yang lebih baik, tetapi mereka juga menemukan peluang bisnis baru yang dapat meningkatkan ekonomi lokal. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan alat yang memadai dan peningkatan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Secara keseluruhan, pengolahan daun sirih hijau menjadi minyak atsiri merupakan inovasi yang tidak hanya mendayagunakan potensi tanaman lokal, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wibowo, T. S., & Mubarokah, F. A. (2025). Pemanfaatan Daun Sirih Hijau Sebagai Bahan Baku Minyak Atsiri: Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat. Easta Journal of Innovative Community Services, 3(02), 94–104. https://doi.org/10.58812/ejincs.v3i02.309
Bagian
Articles

Referensi

Agung, IG. Hervina. Sandi, N. (2021). Nutrisi Dan Zat Bioaktif Daun Sirih (Piper Betle L.), Kesehatan Gigi Dan Mulut, Serta COVID-19. In Universitas Mahasaraswati Press.

Aryani, F., Noorcahyati, & Arbainsyah. (2020). Pengenalan atsiri (Melaleuca cajuputi). Jurusan Teknologi Pertanian Pliteknik Pertanian Negeri Samarinda, 1–38.

Gunawan, D., & Kurniaty, R. (2021). Pemanfaatan Minyak Atsiri Daun Sirih (Piper Betle Linn) Sebagai Anti Nyamuk. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 2(2), 46–49. https://doi.org/10.47065/jharma.v2i2.862

Hulu, L. C., Fau, A., & Sarumaha, M. (2022). Pemanfaatan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) Sebagai Obat Tradisional Di Kecamatan Lahusa. TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 46–57. https://doi.org/10.57094/tunas.v3i1.480

Inayatul Milah, I. (2021). Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas. Jurnal Sosial Sains, 1(11), 1386–1391. https://doi.org/10.36418/sosains.v1i11.253

Integrasi, J., Vol, P., Serai, A., Expert, D., & Kunci, K. (2024). JURNAL INTEGRASI PROSES Website : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jip Optimasi Waktu Distilasi Air Dan Rasio Bahan Baku Pada Ekstraksi Minyak Atsiri Daun Serai Dapur ( Cymbopogon citratus ) 1 Program Studi Teknik Kimia , Fakultas Teknik & Sains , Un. 13(2), 127–132.

Januarti, I. B., Wijayanti, R., Wahyuningsih, S., & Nisa, Z. (2019). Potensi Ekstrak Terpurifikasi Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz &Pav) Sebagai Antioksidan Dan Antibakteri. JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 4(2), 60. https://doi.org/10.20961/jpscr.v4i2.27206

JASMINE, K. (2014). 済無No Title No Title No Title. Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu, 11(01), 1–5.

Khotimah, H., Anggraeni, E. W., & Setianingsih, A. (2018). Karakterisasi Hasil Pengolahan Air Menggunakan Alat Destilasi. Jurnal Chemurgy, 1(2), 34. https://doi.org/10.30872/cmg.v1i2.1143

Mustiadi, L., Astuti, S., & Purkuncoro, A., E. (2020). Buku Ajar Destilasi Uap Air Dan Bahan Bakar Pelet Arang Sampah Organik.

Nirwana, C. H., & Zamrudy, W. (2023). Studi Literatur Karakteristik Minyak Cengkeh (Clove Oil) Dari Beberapa Metode Distilasi. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 7(2), 561–569. https://doi.org/10.33795/distilat.v7i2.271

Porawati, H., & Kurniawan, A. (2019). Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam Metode Distilasi Air dan Uap. Jurnal Inovator, 2(1), 20–23. https://doi.org/10.37338/ji.v2i1.38

Prawitasari, H., & Yuniwati, M. (2019). Pembuatan Serbuk Pewarna Alami Tekstil Dari Ekstrak Daun Jati Muda(Tectona Grandis Linn. F.) Metode Foam-Mat Drying Dengan Pelarut Aquades Hanifa. Jurnal Inovasi Proses, 3(2), 59–66.

Puspitasari, N., Septiarini, A., & Aliudin, A. R. (2023). Metode K-Nearest Neighbor Dan Fitur Warna Untuk Klasifikasi Daun Sirih Berdasarkan Citra Digital. PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset Dan Observasi Sistem Komputer, 10(2), 165–172. https://doi.org/10.30656/prosisko.v10i2.6924

Rahmawati, N., Mujahid, R., & Widiyastuti, Y. (2020). Budidaya dan Manfaat Sirih untuk Kesehatan. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 1–122.