Eastasouth Journal of Effective Community Services
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs
<p align="justify">Eastasouth Journal of Effective Community Services (p-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2985-5993">2985-5993</a>, e-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2963-1440">2963-1440</a>) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel-artikel pengabdian masyarakat dari penerapan berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun (April, Agustus, dan Desember) secara teratur oleh <a href="https://eastasouth-institute.com/jurnal/">Eastasouth Institute</a>. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dicapai dalam bidang pengabdian masyarakat. EJECS khususnya berfokus pada masalah utama dalam mengembangkan ilmu-ilmu berikut dalam pengabdian masyarakat: kesehatan, ilmu sosial, kewirausahaan, teknologi, dan pendidikan pengajaran.</p> <p><strong> </strong></p>Eastasouth Instituteid-IDEastasouth Journal of Effective Community Services2985-5993Strategi Diversifikasi Pakan Berbasis Jagung dalam Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Peternak Lokal
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/450
<div><span lang="EN-US">Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan rakyat, mencapai lebih dari 60% dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan komersial menurunkan efisiensi dan daya saing ekonomi peternak lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha melalui diversifikasi pakan berbasis jagung dan limbah jagung dengan teknologi tepat guna. Program dilaksanakan di kelompok peternak Samawa Global Farm, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, melibatkan 25 peserta. Metode kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi empat jenis pakan (silase, konsentrat, pakan komplit non-fermentasi dan fermentasi), pendampingan produksi, serta pelatihan manajemen usaha. Hasil menunjukkan 85% peternak mampu memproduksi pakan mandiri dengan kualitas dan daya simpan baik. Produksi rata-rata mencapai 100 kg/bulan, menekan biaya hingga 50% dibanding pakan komersial dan meningkatkan margin keuntungan 15–20% per siklus. Selain itu, terbentuk tim pengelola pakan dan 80% peserta telah menerapkan pencatatan keuangan sederhana. Analisis SWOT menegaskan kekuatan pada ketersediaan bahan baku lokal dan teknologi sederhana, dengan peluang replikasi, kemitraan, serta penguatan pasar lokal, menjadikan program ini model pemberdayaan peternak berbasis inovasi lokal dan ekonomi sirkular.</span></div>Ahmad Zaenal WafikKhairul MujahidiM. Ali Azis Hasan Rizki
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Zaenal Wafik, Khairul Mujahidi, M. Ali Azis Hasan Rizki
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-1340210511610.58812/ejecs.v4i02.450Penerapan Pencatatan Keuangan Sederhana sebagai Strategi Peningkatan Performa Warung Tradisional Kelurahan Kandang Limun
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/448
<p>Pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci utama dalam keberhasilan dan keberlangsungan usaha, khususnya bagi warung tradisional yang masih menerapkan sistem pencatatan keuangan secara sederhana atau bahkan belum terdokumentasi. Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan metode pencatatan keuangan sederhana pada warung-warung tradisional di Kelurahan Kandang Limun guna meningkatkan performa usaha dan mempermudah pemantauan keuangan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi pencatatan keuangan. Hasil kegiatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pemilik warung tentang pengelolaan keuangan, mendorong pencatatan yang rutin, dan membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat. Dengan demikian, warung tradisional dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan usahanya.</p>Indah Oktari WijayantiVika FitranitaRini Mustikasari Kurnia PratamaMaria Marsitta Gabe SijabatYohanes Simarmata
Hak Cipta (c) 2025 Indah Oktari Wijayanti, Vika Fitranita, Rini Mustikasari Kurnia Pratama, Maria Marsitta Gabe Sijabat, Yohanes Simarmata
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-182025-12-1840211713210.58812/ejecs.v4i02.448Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Ibu-Ibu PKK Melalui Program Cemilan Sehat Opak Sidodadi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/409
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan ibu-ibu PKK Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, melalui program Cemilan Sehat OPAK Sidodadi. Program ini diinisiasi oleh tim dosen penerima dana Pengabdian Internal Universitas Bengkulu, yang berupaya mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode kegiatan meliputi pelatihan produksi opak sehat, inovasi rasa dan kemasan, pembukuan usaha sederhana, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam aspek manajerial, keterampilan produksi, serta pemahaman kewirausahaan. Program ini juga berhasil menciptakan produk Opak Sidodadi dengan kemasan baru yang lebih menarik dan siap dipasarkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal di wilayah Bengkulu Tengah.</p>Nikmah NikmahIndah Oktari WijayantiWoki Bilyaro
Hak Cipta (c) 2025 Nikmah Nikmah, Indah Oktari Wijayanti, Woki Bilyaro
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-182025-12-1840213314210.58812/ejecs.v4i02.409Optimalisasi Inovasi Produk dan Digital Marketing sebagai Solusi Penguatan Usaha Olahan Jagung KWT Wanasri Jeruklegi Cilacap
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/482
<p>Kabupaten Cilacap memiliki potensi jagung yang besar, termasuk di Kecamatan Jeruklegi. Namun, KWT Wanasri masih menghadapi keterbatasan alat produksi, rendahnya inovasi, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif. Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, wawancara, FGD, pelatihan, dan pendampingan pada empat aspek: peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi olahan jagung, penguatan pemasaran, dan digitalisasi usaha. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi pada 15 anggota, yaitu kemampuan produksi 45%, inovasi produk 80%, pemasaran 100%, dan pemanfaatan teknologi digital 93%. Anggota mampu menerapkan SOP produksi, menciptakan produk baru (Tortilla corn chip, Macorn, tepung jagung siap saji), serta memanfaatkan media sosial untuk promosi dan pencatatan usaha. Program ini efektif memperkuat kreativitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi KWT Wanasri berbasis potensi lokal.</p>Anisha Dian IswahyuniRustina Dewi WerdiasihFathurrohman Fathurrohman
Hak Cipta (c) 2025 Anisha Dian Iswahyuni, Rustina Dewi Werdiasih, Fathurrohman Fathurrohman
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140214315010.58812/ejecs.v4i02.482SINTALA: Inovasi Literasi Digital Ramah Anak di Taman Bacaan Masyarakat Awilarangan
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/483
<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Awilarangan menjadi pusat literasi ramah anak berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan era digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya minat baca anak-anak, keterbatasan sarana prasarana, koleksi buku yang belum terklasifikasi, serta belum adanya sistem digital yang mendukung pengelolaan TBM secara efisien dan transparan.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui lima tahapan: identifikasi kebutuhan, perancangan program, implementasi, monitoring–evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan. Solusi yang diterapkan meliputi penataan ulang ruang baca agar lebih nyaman dan ramah anak, pengadaan perangkat digital, pengembangan Sistem Informasi Taman Literasi Awilarangan (SINTALA), serta pelatihan literasi digital bagi pengelola dan relawan.Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi pengelolaan hingga 70%, peningkatan keterampilan digital relawan sebesar 90%, serta partisipasi masyarakat khususnya anak-anak meningkat hingga 70%. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan TBM, tetapi juga melahirkan model literasi berbasis teknologi yang inovatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Selain itu, inisiatif ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas, sekaligus memperkuat budaya literasi lokal yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.</p>Widyapuri PrasastiningtyasBeki SubaekiYanyan GunawanKhaerul ManafLucy NurfadilahYogascitra Naufal
Hak Cipta (c) 2025 Widyapuri Prasastiningtyas, Beki Subaeki, Yanyan Gunawan, Khaerul Manaf, Lucy Nurfadilah, Yogascitra Naufal
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140215115710.58812/ejecs.v4i02.483Peran BP3MI dalam Mitigasi Migrasi Ilegal melalui Sosialisasi "Migrasi Aman dan Pencegahan TPPO" di Desa Tetebatu Selatan, Kabupaten Lombok Timur
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/431
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya mitigasi migrasi ilegal melalui sosialisasi bertema “Migrasi Aman dan Pencegahan TPPO” oleh BP3MI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Desa Tetebatu Selatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi migrasi, kesadaran hukum, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait prosedur resmi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui skema Zero-Cost Placement. Metode pelaksanaan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta sosialisasi interaktif bersama masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap risiko jalur ilegal, pentingnya mengikuti prosedur resmi, serta manfaat program Zero-Cost yang melindungi pekerja migran dari eksploitasi biaya dan perdagangan orang. Program ini juga memperkuat hubungan kelembagaan antara BP3MI dan pemerintah desa dalam membangun kolaborasi jangka panjang menuju migrasi aman, legal, dan bermartabat.</p>Agustina LubisLestari Desniya CahyaniMohammad Arya SaputraNila CahyaniPutri KarimatullahEka Listya Febyanti
Hak Cipta (c) 2025 Agustina Lubis, Lestari Desniya Cahyani, Mohammad Arya Saputra, Nila Cahyani, Putri Karimatullah, Eka Listya Febyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140215817110.58812/ejecs.v4i02.431Pemberdayaan Kelompok UMKM Gula Semut Pade Apik Melalui Digitalisasi Produk Untuk Memperluas Pasar
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/456
<p><em>Pemasaran menjadi tantangan utama bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang baru memulai atau sudah berjalan tapi mengalami stagnansi, seperti yang terjadi di kelompok UMKM Gula Semut Pade Apik di Desa Buwun Sejati. Pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dilakukan dengan tujuan mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Community Education yang dikombinasikan dengan metode Participatory Approach dalam usaha untuk mengedukasi cara melakukan digitalisasi produk, sebagai bentuk baru dari pemasaran konvensional. Dari pendekatan diatas didapatkan hasil bahwa kelompok UMKM Pade Apik mengalami perubahan dari penjualan mulut ke mulut bertransformasi menjadi bentuk digital dan memperbesar jangkauan pasar memalui E-commerce.</em></p>Jery IrawanMagista Amalia FitriKeanealif Muhammad AMuhammad Fadil AkmalArdila Islaili AsuraZhiadatulloh RahmanBaiq Zarina Junike NurlisyaLarasati Putri AlmihdarResta Juni ArtinaAnggi Kirana Prabita
Hak Cipta (c) 2025 Jery Irawan, Magista Amalia Fitri, Keanealif Muhammad A, Muhammad Fadil Akmal, Ardila Islaili Asura, Zhiadatulloh Rahman, Baiq Zarina Junike Nurlisya, Larasati Putri Almihdar, Resta Juni Artina, Anggi Kirana Prabita
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140217218810.58812/ejecs.v4i02.456Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Melalui Pengembangan UMKM Manisan Kelapa Gula Aren di Desa Tetebatu Selatan, Sikur, Lombok Timur
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/430
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Tetebatu Selatan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal berupa manisan kelapa gula aren. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam produksi, inovasi produk, dan manajemen usaha melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing). Kombinasi bahan lokal kelapa dan gula aren menghasilkan produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi serta membuka peluang kerja baru di tingkat desa. Selain itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi menciptakan model kolaborasi multipihak yang efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa dan kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal.</p>L. M. Aklamu RizqiRizky R. RahmatullahLaila BulqisLia AgustiniGede FaksiLalu Puttrawandi KarjayaZulkarnain Zulkarnain
Hak Cipta (c) 2025 L. M. Aklamu Rizqi, Rizky R. Rahmatullah, Laila Bulqis, Lia Agustini, Gede Faksi, Lalu Puttrawandi Karjaya, Zulkarnain Zulkarnain
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140218920210.58812/ejecs.v4i02.430Integrasi Peternakan Domba sebagai Income Generating Unit dan Sarana Edukasi di Sekolah Gratis untuk Pemberdayaan dan Kemandirian Ekonomi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/449
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan peternakan domba sebagai Income Generating Unit (IGU) sekaligus sarana edukasi kewirausahaan di SMPIT Al-Vaaz, sebuah sekolah gratis di Kabupaten Bandung. IGU diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif sekolah serta laboratorium praktik bisnis bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan keterlibatan siswa dalam pengelolaan usaha dan strategi pemasaran yang masih konvensional. Untuk itu, program ini dilaksanakan melalui pelatihan dasar kewirausahaan, simulasi bisnis peternakan, serta pendampingan strategi pemasaran digital menggunakan media sosial, marketplace, dan website sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kewirausahaan, terbentuknya modul pembelajaran kewirausahaan berbasis peternakan, serta optimalisasi pemasaran digital melalui akun media sosial dan website SBH Farm. Program ini terbukti memberikan dampak positif bagi keberlanjutan finansial sekolah, pengembangan keterampilan siswa, serta penguatan kapasitas pengelola IGU. Dengan demikian, model integrasi pendidikan, peternakan, dan teknologi ini dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.</p>Dede SulemanSyifa Hanifa SalsabilCornelia Ayu PurwandariDhafa Herlambang WisanggeniBangun Parikesit Sodikin
Hak Cipta (c) 2025 Dede Suleman, Syifa Hanifa Salsabil, Cornelia Ayu Purwandari, Dhafa Herlambang Wisanggeni, Bangun Parikesit Sodikin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140220321110.58812/ejecs.v4i02.449Peningkatan Kesadaran Migrasi Aman dan Keharmonisan Keluarga PMI bagi CPMI, Keluarga PMI, dan Purna PMI melalui Sosialisasi BP3MI dan BKKBN di Desa Batu Kuta
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/433
<p>Fenomena migrasi tenaga kerja tidak hanya memberikan dampak terhadap perekonomian, namun juga dapat memunculkan tantangan seperti migrasi ilegal, perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, dan ketidakharmonisan keluarga pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap migrasi aman serta memperkuat keharmonisan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kegiatan sosialisasi oleh BP3MI dan BKKBN di Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada calon PMI, keluarga PMI, dan purna PMI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prosedur migrasi resmi dan risiko migrasi ilegal. Sebelum sosialisasi, sebagian besar peserta belum mengetahui jalur keberangkatan legal dan cenderung menganggap jalur non-prosedural lebih mudah. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berangkat secara resmi melalui BP3MI. Selain itu, sosialisasi BKKBN berhasil memperkuat pemahaman tentang komunikasi keluarga, kepercayaan pasangan, dan kesiapan emosional dalam menjaga keharmonisan rumah tangga PMI. Kolaborasi kedua lembaga ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran migrasi aman sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga PMI, serta dapat menjadi model edukasi berkelanjutan di wilayah pedesaan.</p>Elmania DaniatiChindy Putri DeswitaMeliana HapziNabila Al AdawiaNelli HidayatiY. A. WahyuddinKinanti R. Sabila
Hak Cipta (c) 2025 Elmania Daniati, Chindy Putri Deswita, Meliana Hapzi, Nabila Al Adawia, Nelli Hidayati, Y. A. Wahyuddin, Kinanti R. Sabila
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140221222810.58812/ejecs.v4i02.433Pelatihan Kerajinan Kawat Bulu dan Digitalisasi UMKM sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Sampe Raya
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/406
<p>Artikel ini membahas pelaksanaan program pelatihan kerajinan kawat bulu dan digitalisasi UMKM di Desa Sampe Raya. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Dengan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR), masyarakat dilibatkan secara aktif mulai dari identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan, literasi digital, serta diversifikasi pendapatan yang berdampak pada penguatan ekonomi desa.</p>Fahmil PadillahRida IkhwaniFadlan Alfathan HarahapEla Khairani Br SiregarM Ridwan
Hak Cipta (c) 2025 Fahmil Padillah, Rida Ikhwani, Fadlan Alfathan Harahap, Ela Khairani Br Siregar, M Ridwan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140222923410.58812/ejecs.v4i02.406Penguatan Identitas Usaha UMKM melalui Program Branding Berkah Di Desa Sempajaya, Kec. Berastagi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/420
<p>Program Branding Berkah merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat identitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya penerapan strategi branding di kalangan pelaku UMKM, yang berdampak pada rendahnya daya saing produk lokal. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan pelaku UMKM secara partisipatif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi pentingnya branding, perancangan dan validasi desain spanduk, hingga pencetakan serta pemasangan media promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap konsep branding, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya identitas visual usaha, serta terbentuknya citra usaha yang lebih profesional dan mudah dikenali oleh konsumen. Melalui program ini, UMKM Desa Sempajaya mampu membangun identitas yang lebih kuat, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi langkah awal menuju sertifikasi halal dan keberlanjutan ekonomi lokal.</p>Cici Ananta SiagianDimas SuryaSabrina Noor WijayaKhairun Nisa Br TariganMisagi Mukhti Ginting
Hak Cipta (c) 2025 Cici Ananta Siagian, Dimas Surya, Sabrina Noor Wijaya, Khairun Nisa Br Tarigan, Misagi Mukhti Ginting
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140223524710.58812/ejecs.v4i02.420Workshop Meronce sebagai Art-based Healing dalam Mendukung Kesehatan Mental Keluarga Pekerja Migran di Dusun Perempung, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/425
<p>Permasalahan isu kesehatan mental di Nusa Tenggara Barat memerlukan perhatian khusus terutama bagi para keluarga pekerja migran yang ditinggalkan. Tekanan emosional yang dihasilkan akibat dari adanya rasa gelisah, kesepian, kehilangan serta rindu akibat jarak, telah membuat penurunan terhadap kesejahteraan psikologis keluarga migran. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Jwara Project menggelar workshop meronce yang berfokus pada kegiatan berkreasi membuat gelang dan phone strap melalui manik-manik yang telah disediakan oleh tim di Dusun Perempung, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat. Fokus kegiatan ini ialah untuk mendukung penguatan kesehatan mental keluarga pekerja migran. Kegiatan meronce dilakukan dengan metode pendekatan art-based healing yang melibatkan keluarga pekerja migran yang telah hadir dengan pendampingan langsung dari tim. Hasil kegiatan menujukan bahwasanya kegiatan seni meronce telah berkontribusi penting sebagai art-based healing, dimana telah memberikan ruang untuk bebas berinteraksi, bereksprimen, berekspresi dan rasa aman antar anggota keluarga migran.</p>Naila YusriMorinda FebrianuriElisa Wahyu DirgantariMoch Farizy Agatha PratamaGanang Huda Warsa IlhamiSyifa Rifyana MufidahHertina Indra RukmanaSyahroni AisiyahCindy HairunnisaNida Ul HusnaMega Nisfa MakhrojaDina Eka Putri
Hak Cipta (c) 2025 Naila Yusri, Morinda Febrianuri, Elisa Wahyu Dirgantari, Moch Farizy Agatha Pratama, Ganang Huda Warsa Ilhami, Syifa Rifyana Mufidah, Hertina Indra Rukmana, Syahroni Aisiyah, Cindy Hairunnisa, Nida Ul Husna, Mega Nisfa Makhroja, Dina Eka Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140224825810.58812/ejecs.v4i02.425Penguatan Peran Anggota Keluarga Sebagai Peer Support dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga PMI di Desa Banyu Urip, Lombok Barat
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/424
<p>Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penguatan peran anggota keluarga sebagai peer support dalam meningkatkan ketahanan keluarga PMI yang berada di Desa Banyu Urip, Lombok Barat. Fenomena utama yang ditemukan di lapangan adalah rentanya kesehatan mental dan keharmonisan keluarga akibat jarak jauh. Dengan demikian, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta penguatan ketahanan keluarga migran melalui edukasi kesehatan mental dan pemberdayaan berbasis riset. Metode yang digunakan adalah survey awal, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, serta pengukuran hasil dengan penyebaran kuisioner. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan dalam kesadaran masyarakat terhadap migrasi aman, literasi keuangan, serta kesehatan mental.</p>Naila YusriMorinda FebrianuriElisa Wahyu DirgantariMoch Farizy Agatha PratamaGanang Huda Warsa IlhamiSyifa Rifyana MufidahHertina Indra RukmanaSyahroni AisiyahNida Ul HusnaMega Nisfa MakhrojaDina Eka PutriCindy Hairunnisa
Hak Cipta (c) 2025 Naila Yusri, Morinda Febrianuri, Elisa Wahyu Dirgantari, Moch Farizy Agatha Pratama, Ganang Huda Warsa Ilhami, Syifa Rifyana Mufidah, Hertina Indra Rukmana, Syahroni Aisiyah, Cindy Hairunnisa, Nida Ul Husna, Mega Nisfa Makhroja, Dina Eka Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140225927310.58812/ejecs.v4i02.424Pelatihan Pembuatan Produk Kreatif Melalui Inovasi Produk Kawat Bulu dan Pemanfaatan Platform Digital Marketing dalam Mendukung Ekonomi Kreatif di Desa Sampe Raya
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/421
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sampe Raya bertujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing UMKM lokal melalui pelatihan pembuatan produk kreatif berbasis kawat bulu dan penerapan digital marketing. Kawat bulu dipilih karena mudah dibentuk dan bernilai ekonomi tinggi. Program selama satu bulan ini mencakup sosialisasi, workshop, praktik, dan pendampingan pemasaran online. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan produksi, kreativitas desain, serta pemahaman strategi pemasaran digital. Peserta, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, berhasil menghasilkan produk inovatif yang siap dipasarkan secara online. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan local<strong>.</strong></p>Zahra Audi MaharaniIke NurhalizaAl Balkhi Yahya SAditia SaputraM. Ridwan
Hak Cipta (c) 2025 Zahra Audi Maharani, Ike Nurhaliza, Al Balkhi Yahya S, Aditia Saputra, M. Ridwan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140227428210.58812/ejecs.v4i02.421Membangun Jiwa Wirausaha dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Pelatihan Pembuatan Buket
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/485
<p>Pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Penanaman kewirausahaan sejak dini di tingkat sekolah menengah pertama, seperti di SMP Kesatrian 1 Semarang, bertujuan menyiapkan siswa agar mampu berkreasi dan mandiri di tengah perkembangan zaman. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan buket bunga dan snack dilaksanakan untuk menumbuhkan kreativitas, keterampilan praktis, serta wawasan kewirausahaan siswa. Pelatihan menggunakan metode demonstrasi dan praktik langsung, dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam merancang, merangkai, dan mengemas buket, disertai peningkatan kepercayaan diri, kemampuan berpikir kreatif, serta kesadaran akan peluang usaha. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antar siswa, meningkatkan keterampilan sosial, dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ekonomi kreatif. Dengan demikian, pelatihan pembuatan buket menjadi sarana efektif untuk mengembangkan potensi kewirausahaan dan kreativitas siswa SMP.</p>Retno GinanjarIin IndartiTjandra TirtonoAditya Wiradtama AldiansyahNadia Putri Az-Zahra
Hak Cipta (c) 2025 Retno Ginanjar, Iin Indarti, Tjandra Tirtono, Aditya Wiradtama Aldiansyah, Nadia Putri Az-Zahra
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140228329310.58812/ejecs.v4i02.485Literasi Keuangan untuk Gen Z Melalui Anggaran dan Manajemen Keuangan Pribadi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/481
<p>Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan para siswa Gen Z di SMA Anderson School melalui pelatihan bertajuk "Literasi Keuangan untuk Gen Z Melalui Anggaran dan Manajemen Keuangan Pribadi. " Kegiatan ini dimulai pada tanggal 12 September 2025 dan melibatkan siswa dari kelas 10 hingga 12. Proses pelaksanaan mencakup presentasi materi, interaksi melalui diskusi, simulasi pembuatan anggaran, serta pengenalan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih paham mengenai prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan, seperti cara menyusun anggaran, memantau pengeluaran, menetapkan prioritas, serta memahami risiko yang terkait dengan layanan keuangan digital. Meskipun ada kendala yang disebabkan oleh keterbatasan alat teknologi, kegiatan tetap berlangsung dengan pendampingan dan pemanfaatan alat secara bergantian. Workshop ini sangat berguna dalam meningkatkan wawasan siswa mengenai aspek keuangan serta mempererat kerja sama antara SMA Anderson dan Universitas Pembangunan Jaya</p>Farhan Fadil GhifariFarhan Ady Pratama
Hak Cipta (c) 2025 Farhan Fadil Ghifari, Farhan Ady Pratama
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140229429810.58812/ejecs.v4i02.481Penerapan QRIS sebagai Upaya Digitalisasi Warung dan UMKM di Desa Padaasih, Kabupaten Sukabumi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/480
<p>Aksi pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk mendukung perubahan digital usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Padaasih, Kabupaten Sukabumi dengan menunjukkan dan membantu mereka menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital. Studi ini menggunakan metode partisipatif dan pendekatan deskriptif kualitatif dengan edukasi langsung dan bimbingan langsung dari rumah ke rumah mengenai pendaftaran QRIS. Studi ini menunjukkan bahwa meskipun literasi digital masih rendah, ketiga UMKM yang mengadopsi QRIS merasakan efisiensi transaksi dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Program ini membuktikan bahwa digitalisasi bisnis di pedesaan sangat memungkinkan jika strategi komunikasi yang tepat dibarengi dengan dukungan memadai dari warga desa. Memperluas jangkauan, membangun kesadaran digital, dan melibatkan aparat desa merupakan beberapa aspek terpenting.</p>HelianiShindi PatikasariMarsya Nabila Isabel HidayatAlpani PutriFitria LusianiChelasea Reyva AnastasyaNilia Nurasli GuloMonica Pebriyanti
Hak Cipta (c) 2025 Heliani, Shindi Patikasari, Marsya Nabila Isabel Hidayat, Alpani Putri, Fitria Lusiani, Chelasea Reyva Anastasya, Nilia Nurasli Gulo, Monica Pebriyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140229930810.58812/ejecs.v4i02.480Pendampingan Optimalisasi Profil Sinta bagi Dosen melalui Perbaikan Data dan Penguatan Dokumentasi Publikasi
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/479
<p>Kegiatan pendampingan optimalisasi profil SINTA ini bertujuan untuk meningkatkan kelengkapan, akurasi, dan visibilitas rekam jejak akademik dosen melalui perbaikan data publikasi serta penguatan dokumentasi ilmiah. Permasalahan utama yang dihadapi dosen adalah rendahnya pemutakhiran data, publikasi yang tidak terbaca sistem, kurangnya sinkronisasi dengan Google Scholar dan Garuda, serta lemahnya manajemen dokumentasi publikasi. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal kondisi profil SINTA, pelatihan teknis melalui workshop partisipatif, serta pendampingan individual untuk penyelesaian kendala spesifik setiap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelengkapan data, kemampuan peserta mengelola identitas akademik digital, serta meningkatnya skor SINTA setelah publikasi berhasil diklaim dan disinkronkan. Selain itu, pendampingan turut membangun kesadaran dosen mengenai pentingnya pengelolaan rekam jejak ilmiah secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pendampingan terstruktur menjadi strategi efektif untuk memperkuat kompetensi digital akademik dosen dan mendukung peningkatan kinerja institusi dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional.</p>Darman DarmanTri Setiawati MaulanaRahmawati Mansur
Hak Cipta (c) 2025 Darman Darman, Tri Setiawati Maulana, Rahmawati Mansur
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140230931710.58812/ejecs.v4i02.479Pendampingan Tata Kelola BUMDes sebagai Upaya Membangun Kemandirian Ekonomi Desa Gunung Putar
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/399
<p>Kemandirian desa di Indonesia memperoleh momentum baru sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi desa. Namun, banyak BUMDes belum dikelola secara optimal akibat lemahnya tata kelola kelembagaan dan terbatasnya pemahaman regulasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola BUMDes di Desa Gunung Putar, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, melalui pelatihan dan pendampingan berbasis partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan interaktif, pendampingan penyusunan struktur organisasi dan SOP, serta monitoring hasil kegiatan. Hasil menunjukkan adanya perbaikan tata kelola kelembagaan, ditandai dengan terbentuknya struktur organisasi yang lebih jelas, rancangan SOP sederhana, serta meningkatnya kesadaran akan prinsip good governance. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat dan tumbuhnya kepercayaan terhadap BUMDes sebagai lembaga milik bersama. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi pada transformasi BUMDes menuju lembaga ekonomi desa yang akuntabel, mandiri, dan berkelanjutan.</p>Irwansyah IrwansyahMuhammad RinaldiMuhammad Harits Zidni Khatib RamadhaniMelda Aulia Ramadhani
Hak Cipta (c) 2025 Irwansyah Irwansyah, Muhammad Rinaldi, Muhammad Harits Zidni Khatib Ramadhani, Melda Aulia Ramadhani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140231832610.58812/ejecs.v4i02.399Peningkatan Pemahaman Legalitas Dan Bidang Usaha Koperasi Bagi Warga RT04/RW03 Kelurahan Sawah Baru
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/469
<p>Isu utama dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah terbatasnya pemahaman warga RT04/RW03 Kelurahan Sawah Baru terkait legalitas pendirian koperasi, pengelolaan kelembagaan, serta penentuan bidang usaha koperatif yang relevan dengan kebutuhan komunitas. Walaupun minat masyarakat untuk membentuk koperasi cukup tinggi, rendahnya literasi hukum dan manajerial serta ketiadaan pendampingan sebelumnya membuat upaya tersebut belum dapat terlaksana secara optimal. Kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman warga mengenai landasan hukum perkoperasian, prinsip-prinsip koperasi, proses pengesahan badan hukum, serta pengelolaan keuangan koperasi secara transparan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan partisipatif, diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan simulasi rapat pendirian koperasi untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang berarti dalam pemahaman warga mengenai tahapan pendirian koperasi, penyusunan AD/ART, pembentukan struktur organisasi, serta konsep dasar manajemen keuangan koperasi. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa materi pelatihan yang lengkap, dokumentasi program, laporan akhir, serta munculnya komitmen awal warga untuk melanjutkan pembentukan koperasi simpan pinjam dan konsumsi. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat dan mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.</p>Windarko WindarkoYusuf IskandarZulkifli ZulkifliMohamad Zein SalehTeguh PrasetioDjano LastroMohammad Trio Febriyantoro Cynthia Sari DewiChajar Matari Fath MalaFelicia FeliciaHanifah Pagar AlamNeta MulidaMutiara Yasmin Octavia
Hak Cipta (c) 2025 Windarko Windarko, Yusuf Iskandar, Zulkifli Zulkifli, Mohamad Zein Saleh, Teguh Prasetio, Djano Lastro, Mohammad Trio Febriyantoro , Cynthia Sari Dewi, Chajar Matari Fath Mala, Felicia Felicia, Hanifah Pagar Alam, Neta Mulida, Mutiara Yasmin Octavia
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140232734210.58812/ejecs.v4i02.469Peningkatan Literasi Keuangan di Era Digital: Edukasi dan Pendampingan Warga Kelurahan Sawah Baru
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/390
<p>Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi tantangan utama bagi masyarakat, terutama di era digital dengan meningkatnya akses terhadap layanan keuangan seperti dompet digital dan pinjaman online. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan warga kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan melalui pelatihan yang mencakup strategi penyusunan anggaran rumah tangga, pengelolaan utang, dan pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan berbasis simulasi, dan evaluasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi keuangan, terlihat dari kemampuan menyusun anggaran menggunakan metode 50/30/20 dan kesadaran dalam menghindari utang konsumtif. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi dan berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif, meningkatkan kesejahteraan finansial, dan meminimalkan risiko kerentanan keuangan akibat rendahnya literasi keuangan.</p>Cynthia Sari DewiZulkifli ZulkifliYusuf IskandarChajar Matari Fath MalaHanifah Pagar Alam
Hak Cipta (c) 2025 Cynthia Sari Dewi, Zulkifli Zulkifli, Yusuf Iskandar, Chajar Matari Fath Mala, Hanifah Pagar Alam
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140234335310.58812/ejecs.v4i02.390Meningkatkan Pemahaman Pengemudi Bus Melalui Kampanye Keselamatan di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/346
<p>Kecelakaan Lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar seperti bus dan truk terutama di jalan tanjakan dan turunan masih sering terjadi. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya kesiapan pengemudi dalam menghadapi kondisi medan tersebut. Fokus pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman pengemudi terhadap teknik mengemudi berkeselamatan di tanjakan dan turunan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi guna meningkatkan kesadaran pengemudi bus mengenai pentingnya keselamatan berkendara di tanjakan dan turunan. Metode yang digunakan meliputi interaksi langsung dengan pengemudi, tanya jawab, dan peraktek tips mengemudi kendaraan besar di tanjakan dan turunan. Kegiatan dilaksanakan di terminal Pulo Gebang dengan melibatkan sebanyak 50 pengemudi bus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengemudi terhadap materi keselamatan yang disampaikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkamn kesadaran dan kompetensi pengemudi dalam mengemudi kendaraan besar di tanjakan dan turunan serta berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.</p>Ahmad SoimunKadek Jodi ArdiwirawanAgmalia Putri Aurora PramuditaKadek Ardhea Putri RendraMarthin Dwi Putra Pandiangan
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Soimun, Kadek Jodi Ardiwirawan, Agmalia Putri Aurora Pramudita, Kadek Ardhea Putri Rendra, Marthin Dwi Putra Pandiangan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140235436110.58812/ejecs.v4i02.346Going Global: Empowering Local Tourism of Bejijong’s Majapahit Heritage Village through English
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/455
<p>In the era of national digital transformation, rural communities play a crucial role in sustaining local culture while adapting to technological change. This article reports a community service project aimed at empowering the residents of Bejijong Village, Mojokerto, East Java—home to the Majapahit Cultural Heritage Village—through training in social media utilization and English for tourism promotion. A workshop involving twenty local participants introduced strategies for using Instagram, Facebook, and TikTok as promotional tools, alongside English caption writing for global reach. Findings show that the workshop not only improved participants’ technical competence but also fostered mindset shifts regarding the role of digital platforms in economic and cultural development. The initiative demonstrates how digital literacy and multilingual content creation can enhance local identity visibility and economic sustainability in heritage-based tourism villages.</p>Adinda Prasty AscalonicawatiRenta RentaBontisesari BontisesariZakiyah Dania BillahMuhammad Rosyid Husnul Waro'i
Hak Cipta (c) 2025 Adinda Prasty Ascalonicawati, Renta Renta, Bontisesari Bontisesari, Zakiyah Dania Billah, Muhammad Rosyid Husnul Waro'i
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140236237310.58812/ejecs.v4i02.455Implementasi Pendekatan PAIKEM dalam Edukasi Seksual Dini untuk Menanamkan Konsep Menjaga Diri pada Siswa Sekolah Dasar
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/401
<p>Minimnya edukasi seksual di sekolah dasar menjadi isu utama pengabdian ini, dengan fokus untuk menanamkan konsep menjaga diri pada siswa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai batasan tubuh, sentuhan yang aman, ciri pubertas, serta cara merawat diri untuk menghindari perilaku tidak terpuji. Pengabdian ini diimplementasikan di empat sekolah dasar di Desa Linggamukti menggunakan pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), yang dikombinasikan dengan metode diskusi dan media lagu. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa pendekatan ini sangat efektif; 100% siswa merasakan manfaat dan merasa senang mengikuti kegiatan, sementara mayoritas besar siswa menyatakan materi yang disampaikan jelas dan mudah dipahami. Pendekatan PAIKEM terbukti berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga diri.</p>Ratu Dintha Insyani Zukhruf SulaksanaIlyas Ahmad MaskawaihRefina Insani FarasadinaSalma Baharrizqi
Hak Cipta (c) 2025 Ratu Dintha Insyani Zukhruf Sulaksana, Ilyas Ahmad Maskawaih, Refina Insani Farasadina, Salma Baharrizqi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140237438110.58812/ejecs.v4i02.401Pemberdayaan Masyarakat Desa Jadi Geneng Kulon Tuban Melalui Pelatihan Strategi Pemasaran Dan Desain Logo Merek Di Era Digital
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/423
<p>Perkembangan digital marketing menjadikan peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat. Tetapi, masih terdapat pelaku usaha dan masyarakat yang belum memahami mengenai peluang tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya di Desa Jadi Geneng Kulon Tuban yang berkaitan dengan strategi pemasaran dan desain logo merek di era digital. Dengan menggunakan pedekatan partisipatif, aplikatif, dan bertahap, sehingga mampu memastikan bahwa seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan baik, terukur, dan berkelanjutan. Hasil pengabdian yang dilaksanakan di Desa Jadi Geneng Kulon Tuban yakni mampu meningkatkan pengetahuan strategi pemasaran di era digital dan peningkatan keterampilan dalam penerapan desain logo merek melalui aplikasi Canva.</p>Renzy Ayu RohmatillahHaya Nur Safa'atinLambok Nababan
Hak Cipta (c) 2025 Renzy Ayu Rohmatillah, Haya Nur Safa'atin; Lambok Nababan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140238239010.58812/ejecs.v4i02.423Peningkatan Literasi dan Ketahanan Gizi Melalui Saung Literasi dan Distribusi Telur di Desa Cikelat
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/463
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab dua isu utama di Desa Cikelat, yaitu rendahnya tingkat literasi peserta didik dan kebutuhan peningkatan ketahanan gizi masyarakat. Tujuan program adalah meningkatkan akses literasi melalui pembangunan Saung Literasi di SMP PGRI 1 Cisolok serta mendukung pemenuhan gizi warga melalui distribusi 3.000 butir telur kepada seluruh masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan meliputi observasi kebutuhan lapangan, koordinasi lintas pihak, perencanaan partisipatif bersama sekolah dan pemerintah desa, serta implementasi aksi program secara langsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Saung Literasi menjadi sarana belajar yang efektif dan meningkatkan minat baca siswa, sedangkan distribusi telur tersalurkan secara merata dan memberikan manfaat terhadap ketahanan pangan keluarga. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Desa Cikelat.</p>D Best AREnjeli EnjeliSulpiani SulpianiRaisya RaisyaMuhammad Irpan ArroyanWardan Nugraha AhmadWildan FadillahAbeer Labeb Ali AhmedAkmal Zaidah HibatullahSahar Adnan Abdo Qasem AlselwiMambuna BojangMega Hari SopiahBagas FirmansyahMuhammad Fasya Surya NugrahaAjeng RahmawatiRizki MaulanaLuvi Jamiatul MahmudahAisyah AminiChandra SeptiawanVini Supini
Hak Cipta (c) 2025 D Best AR, Enjeli Enjeli, Sulpiani Sulpiani, Raisya Raisya, Muhammad Irpan Arroyan, Wardan Nugraha Ahmad, Wildan Fadillah, Abeer Labeb Ali Ahmed, Akmal Zaidah Hibatullah, Sahar Adnan Abdo Qasem Alselwi, Mambuna Bojang, Mega Hari Sopiah, Bagas Firmansyah, Muhammad Fasya Surya Nugraha, Ajeng Rahmawati, Rizki Maulana, Luvi Jamiatul Mahmudah, Aisyah Amini, Chandra Septiawan, Vini Supini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140239139810.58812/ejecs.v4i02.463Mengakselerasi UMKM Desa Karangasem, Jenu, Tuban: Strategi Transformasi Digital melalui Platform E-commerce
https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/440
<p>UMKM di Desa Karangasem menghadapi tantangan dalam mengakses pasar digital akibat keterbatasan literasi teknologi dan pendampingan yang tidak berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan metode baru bernama Digital Acceleration Pathway for Rural MSMEs (DAP-RMSME), yang mengintegrasikan asesmen kesiapan digital, pelatihan berbasis persona pengguna, dan pendampingan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM di Desa Karangasem, Tuban. Hasil menunjukkan bahwa 28 peserta (93,3 persen) berhasil membuat toko daring aktif di platform Shopee dan Instagram, serta 23 di antaranya (82,1 persen) mencatat transaksi pertama dalam 30 hari pasca-pelatihan. Selain itu, lima peserta ditetapkan sebagai Digital Champion untuk memperkuat ekosistem lokal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempercepat adopsi e-commerce secara inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bahwa transformasi digital di pedesaan memerlukan strategi yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan komunitas.</p>Rismaya Nikmatul Hida Saskia PutriLambok Nababan
Hak Cipta (c) 2025 Rismaya Nikmatul Hida Saskia Putri, Lambok Nababan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-312025-12-3140239940910.58812/ejecs.v4i02.440