https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/issue/feedEastasouth Journal of Effective Community Services2026-01-12T07:12:57+00:00Eastasouth journal of Effective Community Serviceseastasouth.jcs@gmail.comOpen Journal Systems<p align="justify">Eastasouth Journal of Effective Community Services (p-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2985-5993">2985-5993</a>, e-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2963-1440">2963-1440</a>) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel-artikel pengabdian masyarakat dari penerapan berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun (April, Agustus, dan Desember) secara teratur oleh <a href="https://eastasouth-institute.com/jurnal/">Eastasouth Institute</a>. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dicapai dalam bidang pengabdian masyarakat. EJECS khususnya berfokus pada masalah utama dalam mengembangkan ilmu-ilmu berikut dalam pengabdian masyarakat: kesehatan, ilmu sosial, kewirausahaan, teknologi, dan pendidikan pengajaran.</p> <p><strong> </strong></p>https://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/450Strategi Diversifikasi Pakan Berbasis Jagung dalam Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Peternak Lokal2025-12-13T07:32:15+00:00Ahmad Zaenal Wafikazaenal_wafik@unram.ac.idKhairul Mujahidikhairul_mujahidi@staff.unram.ac.idM. Ali Azis Hasan Rizkihasanrizki@unizar.ac.id<div><span lang="EN-US">Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan rakyat, mencapai lebih dari 60% dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan komersial menurunkan efisiensi dan daya saing ekonomi peternak lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha melalui diversifikasi pakan berbasis jagung dan limbah jagung dengan teknologi tepat guna. Program dilaksanakan di kelompok peternak Samawa Global Farm, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, melibatkan 25 peserta. Metode kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi empat jenis pakan (silase, konsentrat, pakan komplit non-fermentasi dan fermentasi), pendampingan produksi, serta pelatihan manajemen usaha. Hasil menunjukkan 85% peternak mampu memproduksi pakan mandiri dengan kualitas dan daya simpan baik. Produksi rata-rata mencapai 100 kg/bulan, menekan biaya hingga 50% dibanding pakan komersial dan meningkatkan margin keuntungan 15–20% per siklus. Selain itu, terbentuk tim pengelola pakan dan 80% peserta telah menerapkan pencatatan keuangan sederhana. Analisis SWOT menegaskan kekuatan pada ketersediaan bahan baku lokal dan teknologi sederhana, dengan peluang replikasi, kemitraan, serta penguatan pasar lokal, menjadikan program ini model pemberdayaan peternak berbasis inovasi lokal dan ekonomi sirkular.</span></div>2025-12-13T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Zaenal Wafik, Khairul Mujahidi, M. Ali Azis Hasan Rizkihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/448Penerapan Pencatatan Keuangan Sederhana sebagai Strategi Peningkatan Performa Warung Tradisional Kelurahan Kandang Limun2025-12-18T03:04:26+00:00Indah Oktari Wijayantiindahoktari24@gmail.comVika Fitranitaindahoktari24@gmail.comRini Mustikasari Kurnia Pratamaindahoktari24@gmail.comMaria Marsitta Gabe Sijabatindahoktari24@gmail.comYohanes Simarmataindahoktari24@gmail.com<p>Pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci utama dalam keberhasilan dan keberlangsungan usaha, khususnya bagi warung tradisional yang masih menerapkan sistem pencatatan keuangan secara sederhana atau bahkan belum terdokumentasi. Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan metode pencatatan keuangan sederhana pada warung-warung tradisional di Kelurahan Kandang Limun guna meningkatkan performa usaha dan mempermudah pemantauan keuangan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi pencatatan keuangan. Hasil kegiatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pemilik warung tentang pengelolaan keuangan, mendorong pencatatan yang rutin, dan membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat. Dengan demikian, warung tradisional dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan usahanya.</p>2025-12-18T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Indah Oktari Wijayanti, Vika Fitranita, Rini Mustikasari Kurnia Pratama, Maria Marsitta Gabe Sijabat, Yohanes Simarmatahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/409Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Ibu-Ibu PKK Melalui Program Cemilan Sehat Opak Sidodadi2025-12-18T03:06:31+00:00Nikmah Nikmahnikmah@unib.ac.idIndah Oktari Wijayantinikmah@unib.ac.idWoki Bilyaronikmah@unib.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan ibu-ibu PKK Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, melalui program Cemilan Sehat OPAK Sidodadi. Program ini diinisiasi oleh tim dosen penerima dana Pengabdian Internal Universitas Bengkulu, yang berupaya mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode kegiatan meliputi pelatihan produksi opak sehat, inovasi rasa dan kemasan, pembukuan usaha sederhana, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam aspek manajerial, keterampilan produksi, serta pemahaman kewirausahaan. Program ini juga berhasil menciptakan produk Opak Sidodadi dengan kemasan baru yang lebih menarik dan siap dipasarkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal di wilayah Bengkulu Tengah.</p>2025-12-18T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Nikmah Nikmah, Indah Oktari Wijayanti, Woki Bilyarohttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/482Optimalisasi Inovasi Produk dan Digital Marketing sebagai Solusi Penguatan Usaha Olahan Jagung KWT Wanasri Jeruklegi Cilacap2025-12-18T02:55:15+00:00Anisha Dian Iswahyunianisha.unugha@gmail.comRustina Dewi Werdiasihanisha.unugha@gmail.comFathurrohman Fathurrohmananisha.unugha@gmail.com<p>Kabupaten Cilacap memiliki potensi jagung yang besar, termasuk di Kecamatan Jeruklegi. Namun, KWT Wanasri masih menghadapi keterbatasan alat produksi, rendahnya inovasi, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif. Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, wawancara, FGD, pelatihan, dan pendampingan pada empat aspek: peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi olahan jagung, penguatan pemasaran, dan digitalisasi usaha. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi pada 15 anggota, yaitu kemampuan produksi 45%, inovasi produk 80%, pemasaran 100%, dan pemanfaatan teknologi digital 93%. Anggota mampu menerapkan SOP produksi, menciptakan produk baru (Tortilla corn chip, Macorn, tepung jagung siap saji), serta memanfaatkan media sosial untuk promosi dan pencatatan usaha. Program ini efektif memperkuat kreativitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi KWT Wanasri berbasis potensi lokal.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Anisha Dian Iswahyuni, Rustina Dewi Werdiasih, Fathurrohman Fathurrohmanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/483SINTALA: Inovasi Literasi Digital Ramah Anak di Taman Bacaan Masyarakat Awilarangan2025-12-18T02:55:08+00:00Widyapuri Prasastiningtyaswidya.puri@usbypkp.ac.idBeki Subaekiwidya.puri@usbypkp.ac.idYanyan Gunawanwidya.puri@usbypkp.ac.idKhaerul Manafwidya.puri@usbypkp.ac.idLucy Nurfadilahwidya.puri@usbypkp.ac.idYogascitra Naufalwidya.puri@usbypkp.ac.id<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Awilarangan menjadi pusat literasi ramah anak berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan era digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya minat baca anak-anak, keterbatasan sarana prasarana, koleksi buku yang belum terklasifikasi, serta belum adanya sistem digital yang mendukung pengelolaan TBM secara efisien dan transparan.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui lima tahapan: identifikasi kebutuhan, perancangan program, implementasi, monitoring–evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan. Solusi yang diterapkan meliputi penataan ulang ruang baca agar lebih nyaman dan ramah anak, pengadaan perangkat digital, pengembangan Sistem Informasi Taman Literasi Awilarangan (SINTALA), serta pelatihan literasi digital bagi pengelola dan relawan.Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi pengelolaan hingga 70%, peningkatan keterampilan digital relawan sebesar 90%, serta partisipasi masyarakat khususnya anak-anak meningkat hingga 70%. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan TBM, tetapi juga melahirkan model literasi berbasis teknologi yang inovatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Selain itu, inisiatif ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas, sekaligus memperkuat budaya literasi lokal yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Widyapuri Prasastiningtyas, Beki Subaeki, Yanyan Gunawan, Khaerul Manaf, Lucy Nurfadilah, Yogascitra Naufalhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/431Peran BP3MI dalam Mitigasi Migrasi Ilegal melalui Sosialisasi "Migrasi Aman dan Pencegahan TPPO" di Desa Tetebatu Selatan, Kabupaten Lombok Timur2025-12-18T03:04:57+00:00Agustina Lubisagustinalubis1908@gmail.comLestari Desniya Cahyaniagustinalubis1908@gmail.comMohammad Arya Saputraagustinalubis1908@gmail.comNila Cahyaniagustinalubis1908@gmail.comPutri Karimatullahputrikarimatullah130800@gmail.comEka Listya Febyantiagustinalubis1908@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya mitigasi migrasi ilegal melalui sosialisasi bertema “Migrasi Aman dan Pencegahan TPPO” oleh BP3MI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Desa Tetebatu Selatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi migrasi, kesadaran hukum, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait prosedur resmi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui skema Zero-Cost Placement. Metode pelaksanaan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta sosialisasi interaktif bersama masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap risiko jalur ilegal, pentingnya mengikuti prosedur resmi, serta manfaat program Zero-Cost yang melindungi pekerja migran dari eksploitasi biaya dan perdagangan orang. Program ini juga memperkuat hubungan kelembagaan antara BP3MI dan pemerintah desa dalam membangun kolaborasi jangka panjang menuju migrasi aman, legal, dan bermartabat.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Agustina Lubis, Lestari Desniya Cahyani, Mohammad Arya Saputra, Nila Cahyani, Putri Karimatullah, Eka Listya Febyantihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/456Pemberdayaan Kelompok UMKM Gula Semut Pade Apik Melalui Digitalisasi Produk Untuk Memperluas Pasar2025-12-18T03:02:03+00:00Jery Irawanjeryirawan20@gmail.comMagista Amalia Fitrijeryirawan20@gmail.comKeanealif Muhammad Ajeryirawan20@gmail.comMuhammad Fadil Akmaljeryirawan20@gmail.comArdila Islaili Asurajeryirawan20@gmail.comZhiadatulloh Rahmanjeryirawan20@gmail.comBaiq Zarina Junike Nurlisyajeryirawan20@gmail.comLarasati Putri Almihdarjeryirawan20@gmail.comResta Juni Artinajeryirawan20@gmail.comAnggi Kirana Prabitajeryirawan20@gmail.com<p><em>Pemasaran menjadi tantangan utama bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang baru memulai atau sudah berjalan tapi mengalami stagnansi, seperti yang terjadi di kelompok UMKM Gula Semut Pade Apik di Desa Buwun Sejati. Pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dilakukan dengan tujuan mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Community Education yang dikombinasikan dengan metode Participatory Approach dalam usaha untuk mengedukasi cara melakukan digitalisasi produk, sebagai bentuk baru dari pemasaran konvensional. Dari pendekatan diatas didapatkan hasil bahwa kelompok UMKM Pade Apik mengalami perubahan dari penjualan mulut ke mulut bertransformasi menjadi bentuk digital dan memperbesar jangkauan pasar memalui E-commerce.</em></p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Jery Irawan, Magista Amalia Fitri, Keanealif Muhammad A, Muhammad Fadil Akmal, Ardila Islaili Asura, Zhiadatulloh Rahman, Baiq Zarina Junike Nurlisya, Larasati Putri Almihdar, Resta Juni Artina, Anggi Kirana Prabitahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/430Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Melalui Pengembangan UMKM Manisan Kelapa Gula Aren di Desa Tetebatu Selatan, Sikur, Lombok Timur2025-12-18T02:58:43+00:00L. M. Aklamu Rizqiaklamurizki@gmail.comRizky R. Rahmatullahaklamurizki@gmail.comLaila Bulqisaklamurizki@gmail.comLia Agustiniaklamurizki@gmail.comGede Faksiaklamurizki@gmail.comLalu Puttrawandi Karjayaaklamurizki@gmail.comZulkarnain Zulkarnainaklamurizki@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Tetebatu Selatan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal berupa manisan kelapa gula aren. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam produksi, inovasi produk, dan manajemen usaha melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing). Kombinasi bahan lokal kelapa dan gula aren menghasilkan produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi serta membuka peluang kerja baru di tingkat desa. Selain itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi menciptakan model kolaborasi multipihak yang efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa dan kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 L. M. Aklamu Rizqi, Rizky R. Rahmatullah, Laila Bulqis, Lia Agustini, Gede Faksi, Lalu Puttrawandi Karjaya, Zulkarnain Zulkarnainhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/449Integrasi Peternakan Domba sebagai Income Generating Unit dan Sarana Edukasi di Sekolah Gratis untuk Pemberdayaan dan Kemandirian Ekonomi2025-12-18T02:55:29+00:00Dede Sulemandede.suleman@upj.ac.idSyifa Hanifa Salsabildede.suleman@upj.ac.idCornelia Ayu Purwandaridede.suleman@upj.ac.idDhafa Herlambang Wisanggenidede.suleman@upj.ac.idBangun Parikesit Sodikindede.suleman@upj.ac.id<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan peternakan domba sebagai Income Generating Unit (IGU) sekaligus sarana edukasi kewirausahaan di SMPIT Al-Vaaz, sebuah sekolah gratis di Kabupaten Bandung. IGU diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif sekolah serta laboratorium praktik bisnis bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan keterlibatan siswa dalam pengelolaan usaha dan strategi pemasaran yang masih konvensional. Untuk itu, program ini dilaksanakan melalui pelatihan dasar kewirausahaan, simulasi bisnis peternakan, serta pendampingan strategi pemasaran digital menggunakan media sosial, marketplace, dan website sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kewirausahaan, terbentuknya modul pembelajaran kewirausahaan berbasis peternakan, serta optimalisasi pemasaran digital melalui akun media sosial dan website SBH Farm. Program ini terbukti memberikan dampak positif bagi keberlanjutan finansial sekolah, pengembangan keterampilan siswa, serta penguatan kapasitas pengelola IGU. Dengan demikian, model integrasi pendidikan, peternakan, dan teknologi ini dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Dede Suleman, Syifa Hanifa Salsabil, Cornelia Ayu Purwandari, Dhafa Herlambang Wisanggeni, Bangun Parikesit Sodikinhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/433Peningkatan Kesadaran Migrasi Aman dan Keharmonisan Keluarga PMI bagi CPMI, Keluarga PMI, dan Purna PMI melalui Sosialisasi BP3MI dan BKKBN di Desa Batu Kuta2025-12-18T02:58:32+00:00Elmania Daniatielmaniadaniati123@gmail.comChindy Putri Deswitaelmaniadaniati123@gmail.comMeliana Hapzielmaniadaniati123@gmail.comNabila Al Adawiaelmaniadaniati123@gmail.comNelli Hidayatielmaniadaniati123@gmail.comY. A. Wahyuddinelmaniadaniati123@gmail.comKinanti R. Sabilaelmaniadaniati123@gmail.com<p>Fenomena migrasi tenaga kerja tidak hanya memberikan dampak terhadap perekonomian, namun juga dapat memunculkan tantangan seperti migrasi ilegal, perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, dan ketidakharmonisan keluarga pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap migrasi aman serta memperkuat keharmonisan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kegiatan sosialisasi oleh BP3MI dan BKKBN di Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada calon PMI, keluarga PMI, dan purna PMI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prosedur migrasi resmi dan risiko migrasi ilegal. Sebelum sosialisasi, sebagian besar peserta belum mengetahui jalur keberangkatan legal dan cenderung menganggap jalur non-prosedural lebih mudah. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berangkat secara resmi melalui BP3MI. Selain itu, sosialisasi BKKBN berhasil memperkuat pemahaman tentang komunikasi keluarga, kepercayaan pasangan, dan kesiapan emosional dalam menjaga keharmonisan rumah tangga PMI. Kolaborasi kedua lembaga ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran migrasi aman sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga PMI, serta dapat menjadi model edukasi berkelanjutan di wilayah pedesaan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Elmania Daniati, Chindy Putri Deswita, Meliana Hapzi, Nabila Al Adawia, Nelli Hidayati, Y. A. Wahyuddin, Kinanti R. Sabilahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/406Pelatihan Kerajinan Kawat Bulu dan Digitalisasi UMKM sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Sampe Raya 2025-12-18T03:06:37+00:00Fahmil Padillahfahmilfadillah67@gmail.comRida Ikhwaniridaikhwani25@gmail.comFadlan Alfathan Harahapfadlanalfathanharahap@gmail.comEla Khairani Br Siregarelasiregar30@gmail.comM Ridwanmridwanku@uinsu.ac.id<p>Artikel ini membahas pelaksanaan program pelatihan kerajinan kawat bulu dan digitalisasi UMKM di Desa Sampe Raya. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Dengan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR), masyarakat dilibatkan secara aktif mulai dari identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan, literasi digital, serta diversifikasi pendapatan yang berdampak pada penguatan ekonomi desa.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Fahmil Padillah, Rida Ikhwani, Fadlan Alfathan Harahap, Ela Khairani Br Siregar, M Ridwanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/420Penguatan Identitas Usaha UMKM melalui Program Branding Berkah Di Desa Sempajaya, Kec. Berastagi2025-12-18T03:06:19+00:00Cici Ananta Siagiandsurya1204@gmail.comDimas Suryadsurya1204@gmail.comSabrina Noor Wijayadsurya1204@gmail.comKhairun Nisa Br Tarigandsurya1204@gmail.comMisagi Mukhti Gintingdsurya1204@gmail.comRasina Padeni Nasutionrasinasution@uinsu.ac.id<p>Program Branding Berkah merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat identitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya penerapan strategi branding di kalangan pelaku UMKM, yang berdampak pada rendahnya daya saing produk lokal. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan pelaku UMKM secara partisipatif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi pentingnya branding, perancangan dan validasi desain spanduk, hingga pencetakan serta pemasangan media promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap konsep branding, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya identitas visual usaha, serta terbentuknya citra usaha yang lebih profesional dan mudah dikenali oleh konsumen. Melalui program ini, UMKM Desa Sempajaya mampu membangun identitas yang lebih kuat, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi langkah awal menuju sertifikasi halal dan keberlanjutan ekonomi lokal.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Cici Ananta Siagian, Dimas Surya, Sabrina Noor Wijaya, Khairun Nisa Br Tarigan, Misagi Mukhti Gintinghttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/425Workshop Meronce sebagai Art-based Healing dalam Mendukung Kesehatan Mental Keluarga Pekerja Migran di Dusun Perempung, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat2025-12-18T03:05:49+00:00Naila Yusrigananghuda9@gmail.comMorinda Febrianurigananghuda9@gmail.comElisa Wahyu Dirgantarigananghuda9@gmail.comMoch Farizy Agatha Pratamagananghuda9@gmail.comGanang Huda Warsa Ilhamigananghuda9@gmail.comSyifa Rifyana Mufidahgananghuda9@gmail.comHertina Indra Rukmanagananghuda9@gmail.comSyahroni Aisiyahgananghuda9@gmail.comCindy Hairunnisagananghuda9@gmail.comNida Ul Husnagananghuda9@gmail.comMega Nisfa Makhrojagananghuda9@gmail.comDina Eka Putrigananghuda9@gmail.com<p>Permasalahan isu kesehatan mental di Nusa Tenggara Barat memerlukan perhatian khusus terutama bagi para keluarga pekerja migran yang ditinggalkan. Tekanan emosional yang dihasilkan akibat dari adanya rasa gelisah, kesepian, kehilangan serta rindu akibat jarak, telah membuat penurunan terhadap kesejahteraan psikologis keluarga migran. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Jwara Project menggelar workshop meronce yang berfokus pada kegiatan berkreasi membuat gelang dan phone strap melalui manik-manik yang telah disediakan oleh tim di Dusun Perempung, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat. Fokus kegiatan ini ialah untuk mendukung penguatan kesehatan mental keluarga pekerja migran. Kegiatan meronce dilakukan dengan metode pendekatan art-based healing yang melibatkan keluarga pekerja migran yang telah hadir dengan pendampingan langsung dari tim. Hasil kegiatan menujukan bahwasanya kegiatan seni meronce telah berkontribusi penting sebagai art-based healing, dimana telah memberikan ruang untuk bebas berinteraksi, bereksprimen, berekspresi dan rasa aman antar anggota keluarga migran.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Naila Yusri, Morinda Febrianuri, Elisa Wahyu Dirgantari, Moch Farizy Agatha Pratama, Ganang Huda Warsa Ilhami, Syifa Rifyana Mufidah, Hertina Indra Rukmana, Syahroni Aisiyah, Cindy Hairunnisa, Nida Ul Husna, Mega Nisfa Makhroja, Dina Eka Putrihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/424Penguatan Peran Anggota Keluarga Sebagai Peer Support dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga PMI di Desa Banyu Urip, Lombok Barat2025-12-18T02:58:55+00:00Naila Yusrinailayusri11@gmail.comMorinda Febrianurinailayusri11@gmail.comElisa Wahyu Dirgantarinailayusri11@gmail.comMoch Farizy Agatha Pratamanailayusri11@gmail.comGanang Huda Warsa Ilhaminailayusri11@gmail.comSyifa Rifyana Mufidahnailayusri11@gmail.comHertina Indra Rukmananailayusri11@gmail.comSyahroni Aisiyahnailayusri11@gmail.comNida Ul Husnanailayusri11@gmail.comMega Nisfa Makhrojanailayusri11@gmail.comDina Eka Putrinailayusri11@gmail.comCindy Hairunnisanailayusri11@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penguatan peran anggota keluarga sebagai peer support dalam meningkatkan ketahanan keluarga PMI yang berada di Desa Banyu Urip, Lombok Barat. Fenomena utama yang ditemukan di lapangan adalah rentanya kesehatan mental dan keharmonisan keluarga akibat jarak jauh. Dengan demikian, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta penguatan ketahanan keluarga migran melalui edukasi kesehatan mental dan pemberdayaan berbasis riset. Metode yang digunakan adalah survey awal, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, serta pengukuran hasil dengan penyebaran kuisioner. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan dalam kesadaran masyarakat terhadap migrasi aman, literasi keuangan, serta kesehatan mental.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Naila Yusri, Morinda Febrianuri, Elisa Wahyu Dirgantari, Moch Farizy Agatha Pratama, Ganang Huda Warsa Ilhami, Syifa Rifyana Mufidah, Hertina Indra Rukmana, Syahroni Aisiyah, Cindy Hairunnisa, Nida Ul Husna, Mega Nisfa Makhroja, Dina Eka Putrihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/421Pelatihan Pembuatan Produk Kreatif Melalui Inovasi Produk Kawat Bulu dan Pemanfaatan Platform Digital Marketing dalam Mendukung Ekonomi Kreatif di Desa Sampe Raya2025-12-18T03:06:09+00:00Zahra Audi Maharanizahraaudimaharani@gmail.comIke Nurhalizazahraaudimaharani@gmail.comAl Balkhi Yahya Szahraaudimaharani@gmail.comAditia Saputrazahraaudimaharani@gmail.comM. Ridwanzahraaudimaharani@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sampe Raya bertujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing UMKM lokal melalui pelatihan pembuatan produk kreatif berbasis kawat bulu dan penerapan digital marketing. Kawat bulu dipilih karena mudah dibentuk dan bernilai ekonomi tinggi. Program selama satu bulan ini mencakup sosialisasi, workshop, praktik, dan pendampingan pemasaran online. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan produksi, kreativitas desain, serta pemahaman strategi pemasaran digital. Peserta, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, berhasil menghasilkan produk inovatif yang siap dipasarkan secara online. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan local<strong>.</strong></p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Zahra Audi Maharani, Ike Nurhaliza, Al Balkhi Yahya S, Aditia Saputra, M. Ridwanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/485Membangun Jiwa Wirausaha dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Pelatihan Pembuatan Buket2025-12-19T04:26:41+00:00Retno Ginanjarretno@widyamanggala.ac.idIin Indartiretno@widyamanggala.ac.idTjandra Tirtonoretno@widyamanggala.ac.idAditya Wiradtama Aldiansyahretno@widyamanggala.ac.idNadia Putri Az-Zahraretno@widyamanggala.ac.id<p>Pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Penanaman kewirausahaan sejak dini di tingkat sekolah menengah pertama, seperti di SMP Kesatrian 1 Semarang, bertujuan menyiapkan siswa agar mampu berkreasi dan mandiri di tengah perkembangan zaman. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan buket bunga dan snack dilaksanakan untuk menumbuhkan kreativitas, keterampilan praktis, serta wawasan kewirausahaan siswa. Pelatihan menggunakan metode demonstrasi dan praktik langsung, dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam merancang, merangkai, dan mengemas buket, disertai peningkatan kepercayaan diri, kemampuan berpikir kreatif, serta kesadaran akan peluang usaha. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antar siswa, meningkatkan keterampilan sosial, dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ekonomi kreatif. Dengan demikian, pelatihan pembuatan buket menjadi sarana efektif untuk mengembangkan potensi kewirausahaan dan kreativitas siswa SMP.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Retno Ginanjar, Iin Indarti, Tjandra Tirtono, Aditya Wiradtama Aldiansyah, Nadia Putri Az-Zahrahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/481Literasi Keuangan untuk Gen Z Melalui Anggaran dan Manajemen Keuangan Pribadi2025-12-19T03:58:44+00:00Farhan Fadil GhifariFarhan.fadil@upj.ac.idFarhan Ady PratamaFarhan.fadil@upj.ac.id<p>Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan para siswa Gen Z di SMA Anderson School melalui pelatihan bertajuk "Literasi Keuangan untuk Gen Z Melalui Anggaran dan Manajemen Keuangan Pribadi. " Kegiatan ini dimulai pada tanggal 12 September 2025 dan melibatkan siswa dari kelas 10 hingga 12. Proses pelaksanaan mencakup presentasi materi, interaksi melalui diskusi, simulasi pembuatan anggaran, serta pengenalan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih paham mengenai prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan, seperti cara menyusun anggaran, memantau pengeluaran, menetapkan prioritas, serta memahami risiko yang terkait dengan layanan keuangan digital. Meskipun ada kendala yang disebabkan oleh keterbatasan alat teknologi, kegiatan tetap berlangsung dengan pendampingan dan pemanfaatan alat secara bergantian. Workshop ini sangat berguna dalam meningkatkan wawasan siswa mengenai aspek keuangan serta mempererat kerja sama antara SMA Anderson dan Universitas Pembangunan Jaya</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Farhan Fadil Ghifari, Farhan Ady Pratamahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/480Penerapan QRIS sebagai Upaya Digitalisasi Warung dan UMKM di Desa Padaasih, Kabupaten Sukabumi2025-12-19T04:18:53+00:00Helianishindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idShindi Patikasarishindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idMarsya Nabila Isabel Hidayatshindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idAlpani Putrishindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idFitria Lusianishindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idChelasea Reyva Anastasyashindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idNilia Nurasli Guloshindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.idMonica Pebriyantishindi.patikasari_ak24@nusaputra.ac.id<p>Aksi pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk mendukung perubahan digital usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Padaasih, Kabupaten Sukabumi dengan menunjukkan dan membantu mereka menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital. Studi ini menggunakan metode partisipatif dan pendekatan deskriptif kualitatif dengan edukasi langsung dan bimbingan langsung dari rumah ke rumah mengenai pendaftaran QRIS. Studi ini menunjukkan bahwa meskipun literasi digital masih rendah, ketiga UMKM yang mengadopsi QRIS merasakan efisiensi transaksi dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Program ini membuktikan bahwa digitalisasi bisnis di pedesaan sangat memungkinkan jika strategi komunikasi yang tepat dibarengi dengan dukungan memadai dari warga desa. Memperluas jangkauan, membangun kesadaran digital, dan melibatkan aparat desa merupakan beberapa aspek terpenting.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Heliani, Shindi Patikasari, Marsya Nabila Isabel Hidayat, Alpani Putri, Fitria Lusiani, Chelasea Reyva Anastasya, Nilia Nurasli Gulo, Monica Pebriyantihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/479Pendampingan Optimalisasi Profil Sinta bagi Dosen melalui Perbaikan Data dan Penguatan Dokumentasi Publikasi2025-12-19T03:57:22+00:00Darman Darmandarman@ubmg.ac.idTri Setiawati Maulanadarman@ubmg.ac.idRahmawati Mansurdarman@ubmg.ac.id<p>Kegiatan pendampingan optimalisasi profil SINTA ini bertujuan untuk meningkatkan kelengkapan, akurasi, dan visibilitas rekam jejak akademik dosen melalui perbaikan data publikasi serta penguatan dokumentasi ilmiah. Permasalahan utama yang dihadapi dosen adalah rendahnya pemutakhiran data, publikasi yang tidak terbaca sistem, kurangnya sinkronisasi dengan Google Scholar dan Garuda, serta lemahnya manajemen dokumentasi publikasi. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal kondisi profil SINTA, pelatihan teknis melalui workshop partisipatif, serta pendampingan individual untuk penyelesaian kendala spesifik setiap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelengkapan data, kemampuan peserta mengelola identitas akademik digital, serta meningkatnya skor SINTA setelah publikasi berhasil diklaim dan disinkronkan. Selain itu, pendampingan turut membangun kesadaran dosen mengenai pentingnya pengelolaan rekam jejak ilmiah secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pendampingan terstruktur menjadi strategi efektif untuk memperkuat kompetensi digital akademik dosen dan mendukung peningkatan kinerja institusi dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Darman Darman, Tri Setiawati Maulana, Rahmawati Mansurhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/399Pendampingan Tata Kelola BUMDes sebagai Upaya Membangun Kemandirian Ekonomi Desa Gunung Putar2025-12-19T03:59:40+00:00Irwansyah Irwansyahirwansyah@feb.unmul.ac.idMuhammad Rinaldimuhammadrinaldi@feb.unmul.ac.idMuhammad Harits Zidni Khatib Ramadhanimuhammadharits@feb.unmul.ac.idMelda Aulia Ramadhanimeldaaulia.ramadhani@feb.unmul.ac.id<p>Kemandirian desa di Indonesia memperoleh momentum baru sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi desa. Namun, banyak BUMDes belum dikelola secara optimal akibat lemahnya tata kelola kelembagaan dan terbatasnya pemahaman regulasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola BUMDes di Desa Gunung Putar, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, melalui pelatihan dan pendampingan berbasis partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan interaktif, pendampingan penyusunan struktur organisasi dan SOP, serta monitoring hasil kegiatan. Hasil menunjukkan adanya perbaikan tata kelola kelembagaan, ditandai dengan terbentuknya struktur organisasi yang lebih jelas, rancangan SOP sederhana, serta meningkatnya kesadaran akan prinsip good governance. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat dan tumbuhnya kepercayaan terhadap BUMDes sebagai lembaga milik bersama. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi pada transformasi BUMDes menuju lembaga ekonomi desa yang akuntabel, mandiri, dan berkelanjutan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Irwansyah Irwansyah, Muhammad Rinaldi, Muhammad Harits Zidni Khatib Ramadhani, Melda Aulia Ramadhanihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/469Peningkatan Pemahaman Legalitas Dan Bidang Usaha Koperasi Bagi Warga RT04/RW03 Kelurahan Sawah Baru2025-12-19T03:58:56+00:00Windarko Windarkowin.0307088801@gmail.comYusuf Iskandaryusuf.iskandar@upj.ac.idZulkifli Zulkiflizul.kifli@upj.ac.idMohamad Zein Salehzein.saleh@upj.ac.idTeguh Prasetioteguh.prasetio@upj.ac.idDjano Lastrodjano.veer@gmail.comMohammad Trio Febriyantoro trio.febriyantoro@upj.ac.idCynthia Sari Dewicynthia.saridewi@upj.ac.idChajar Matari Fath Malachajar.matari@upj.ac.idFelicia Feliciafelicia.2022@student.upj.ac.idHanifah Pagar Alamhanifah.pagaralam@student.upj.ac.idNeta Mulidaneta.mulida@student.upj.ac.idMutiara Yasmin Octaviamutiara.yasminoctavia@student.upj.ac.id<p>Isu utama dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah terbatasnya pemahaman warga RT04/RW03 Kelurahan Sawah Baru terkait legalitas pendirian koperasi, pengelolaan kelembagaan, serta penentuan bidang usaha koperatif yang relevan dengan kebutuhan komunitas. Walaupun minat masyarakat untuk membentuk koperasi cukup tinggi, rendahnya literasi hukum dan manajerial serta ketiadaan pendampingan sebelumnya membuat upaya tersebut belum dapat terlaksana secara optimal. Kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman warga mengenai landasan hukum perkoperasian, prinsip-prinsip koperasi, proses pengesahan badan hukum, serta pengelolaan keuangan koperasi secara transparan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan partisipatif, diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan simulasi rapat pendirian koperasi untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang berarti dalam pemahaman warga mengenai tahapan pendirian koperasi, penyusunan AD/ART, pembentukan struktur organisasi, serta konsep dasar manajemen keuangan koperasi. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa materi pelatihan yang lengkap, dokumentasi program, laporan akhir, serta munculnya komitmen awal warga untuk melanjutkan pembentukan koperasi simpan pinjam dan konsumsi. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat dan mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Windarko Windarko, Yusuf Iskandar, Zulkifli Zulkifli, Mohamad Zein Saleh, Teguh Prasetio, Djano Lastro, Mohammad Trio Febriyantoro , Cynthia Sari Dewi, Chajar Matari Fath Mala, Felicia Felicia, Hanifah Pagar Alam, Neta Mulida, Mutiara Yasmin Octaviahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/390Peningkatan Literasi Keuangan di Era Digital: Edukasi dan Pendampingan Warga Kelurahan Sawah Baru 2025-08-27T01:41:54+00:00Cynthia Sari Dewicynthia.saridewi@upj.ac.idZulkifli Zulkiflicynthia.saridewi@upj.ac.idYusuf Iskandarcynthia.saridewi@upj.ac.idChajar Matari Fath Malacynthia.saridewi@upj.ac.idHanifah Pagar Alamcynthia.saridewi@upj.ac.id<p>Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi tantangan utama bagi masyarakat, terutama di era digital dengan meningkatnya akses terhadap layanan keuangan seperti dompet digital dan pinjaman online. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan warga kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan melalui pelatihan yang mencakup strategi penyusunan anggaran rumah tangga, pengelolaan utang, dan pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan berbasis simulasi, dan evaluasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi keuangan, terlihat dari kemampuan menyusun anggaran menggunakan metode 50/30/20 dan kesadaran dalam menghindari utang konsumtif. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi dan berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif, meningkatkan kesejahteraan finansial, dan meminimalkan risiko kerentanan keuangan akibat rendahnya literasi keuangan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Cynthia Sari Dewi, Zulkifli Zulkifli, Yusuf Iskandar, Chajar Matari Fath Mala, Hanifah Pagar Alamhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/346Meningkatkan Pemahaman Pengemudi Bus Melalui Kampanye Keselamatan di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur2025-08-27T01:41:50+00:00Ahmad Soimunsoimun@poltradabali.ac.idKadek Jodi ArdiwirawanSoimun@poltrada.ac.idAgmalia Putri Aurora PramuditaSoimun@poltrada.ac.idKadek Ardhea Putri RendraSoimun@poltrada.ac.idMarthin Dwi Putra PandianganSoimun@poltrada.ac.id<p>Kecelakaan Lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar seperti bus dan truk terutama di jalan tanjakan dan turunan masih sering terjadi. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya kesiapan pengemudi dalam menghadapi kondisi medan tersebut. Fokus pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman pengemudi terhadap teknik mengemudi berkeselamatan di tanjakan dan turunan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi guna meningkatkan kesadaran pengemudi bus mengenai pentingnya keselamatan berkendara di tanjakan dan turunan. Metode yang digunakan meliputi interaksi langsung dengan pengemudi, tanya jawab, dan peraktek tips mengemudi kendaraan besar di tanjakan dan turunan. Kegiatan dilaksanakan di terminal Pulo Gebang dengan melibatkan sebanyak 50 pengemudi bus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengemudi terhadap materi keselamatan yang disampaikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkamn kesadaran dan kompetensi pengemudi dalam mengemudi kendaraan besar di tanjakan dan turunan serta berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Soimun, Kadek Jodi Ardiwirawan, Agmalia Putri Aurora Pramudita, Kadek Ardhea Putri Rendra, Marthin Dwi Putra Pandianganhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/455Going Global: Empowering Local Tourism of Bejijong’s Majapahit Heritage Village through English2025-12-19T03:57:49+00:00Adinda Prasty Ascalonicawatiadinda_prasty.bispro@upnjatim.ac.idRenta Rentarenta.bispro@upnjatim.ac.idBontisesari Bontisesaribontisesari.bispro@upnjatim.ac.idZakiyah Dania Billahzakiyah_dania.bispro@upnjatim.ac.idMuhammad Rosyid Husnul Waro'imuhammad_rosyid@upnjatim.ac.id<p>In the era of national digital transformation, rural communities play a crucial role in sustaining local culture while adapting to technological change. This article reports a community service project aimed at empowering the residents of Bejijong Village, Mojokerto, East Java—home to the Majapahit Cultural Heritage Village—through training in social media utilization and English for tourism promotion. A workshop involving twenty local participants introduced strategies for using Instagram, Facebook, and TikTok as promotional tools, alongside English caption writing for global reach. Findings show that the workshop not only improved participants’ technical competence but also fostered mindset shifts regarding the role of digital platforms in economic and cultural development. The initiative demonstrates how digital literacy and multilingual content creation can enhance local identity visibility and economic sustainability in heritage-based tourism villages.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Adinda Prasty Ascalonicawati, Renta Renta, Bontisesari Bontisesari, Zakiyah Dania Billah, Muhammad Rosyid Husnul Waro'ihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/401Implementasi Pendekatan PAIKEM dalam Edukasi Seksual Dini untuk Menanamkan Konsep Menjaga Diri pada Siswa Sekolah Dasar2025-12-19T03:58:16+00:00Ratu Dintha Insyani Zukhruf Sulaksanaratudinthaizfs@upi.eduIlyas Ahmad Maskawaihilyasaahmad18@upi.eduRefina Insani Farasadinarefinainsanif@upi.eduSalma Baharrizqisalmabhrzq@upi.edu<p>Minimnya edukasi seksual di sekolah dasar menjadi isu utama pengabdian ini, dengan fokus untuk menanamkan konsep menjaga diri pada siswa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai batasan tubuh, sentuhan yang aman, ciri pubertas, serta cara merawat diri untuk menghindari perilaku tidak terpuji. Pengabdian ini diimplementasikan di empat sekolah dasar di Desa Linggamukti menggunakan pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), yang dikombinasikan dengan metode diskusi dan media lagu. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa pendekatan ini sangat efektif; 100% siswa merasakan manfaat dan merasa senang mengikuti kegiatan, sementara mayoritas besar siswa menyatakan materi yang disampaikan jelas dan mudah dipahami. Pendekatan PAIKEM terbukti berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga diri.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Ratu Dintha Insyani Zukhruf Sulaksana, Ilyas Ahmad Maskawaih, Refina Insani Farasadina, Salma Baharrizqihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/423Pemberdayaan Masyarakat Desa Jadi Geneng Kulon Tuban Melalui Pelatihan Strategi Pemasaran Dan Desain Logo Merek Di Era Digital2025-12-19T03:59:25+00:00Renzy Ayu Rohmatillahrenzyrohmatillah22@gmail.comHaya Nur Safa'atinhayanur.haya24@gmail.comLambok Nababanlamboknababan29@gmail.com<p>Perkembangan digital marketing menjadikan peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat. Tetapi, masih terdapat pelaku usaha dan masyarakat yang belum memahami mengenai peluang tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya di Desa Jadi Geneng Kulon Tuban yang berkaitan dengan strategi pemasaran dan desain logo merek di era digital. Dengan menggunakan pedekatan partisipatif, aplikatif, dan bertahap, sehingga mampu memastikan bahwa seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan baik, terukur, dan berkelanjutan. Hasil pengabdian yang dilaksanakan di Desa Jadi Geneng Kulon Tuban yakni mampu meningkatkan pengetahuan strategi pemasaran di era digital dan peningkatan keterampilan dalam penerapan desain logo merek melalui aplikasi Canva.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Renzy Ayu Rohmatillah, Haya Nur Safa'atin; Lambok Nababanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/463Peningkatan Literasi dan Ketahanan Gizi Melalui Saung Literasi dan Distribusi Telur di Desa Cikelat 2025-12-19T03:59:10+00:00D Best ARenjeli_ti23@nusaputra.ac.idEnjeli Enjelianjeli062003@gmail.comSulpiani Sulpianienjeli_ti23@nusaputra.ac.idRaisya Raisyaenjeli_ti23@nusaputra.ac.idMuhammad Irpan Arroyanenjeli_ti23@nusaputra.ac.idWardan Nugraha Ahmadenjeli_ti23@nusaputra.ac.idWildan Fadillahenjeli_ti23@nusaputra.ac.idAbeer Labeb Ali Ahmedenjeli_ti23@nusaputra.ac.idAkmal Zaidah Hibatullahenjeli_ti23@nusaputra.ac.idSahar Adnan Abdo Qasem Alselwienjeli_ti23@nusaputra.ac.idMambuna Bojangenjeli_ti23@nusaputra.ac.idMega Hari Sopiahenjeli_ti23@nusaputra.ac.idBagas Firmansyahenjeli_ti23@nusaputra.ac.idMuhammad Fasya Surya Nugrahaenjeli_ti23@nusaputra.ac.idAjeng Rahmawatienjeli_ti23@nusaputra.ac.idRizki Maulanaenjeli_ti23@nusaputra.ac.idLuvi Jamiatul Mahmudahenjeli_ti23@nusaputra.ac.idAisyah Aminienjeli_ti23@nusaputra.ac.idChandra Septiawanenjeli_ti23@nusaputra.ac.idVini Supinienjeli_ti23@nusaputra.ac.id<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab dua isu utama di Desa Cikelat, yaitu rendahnya tingkat literasi peserta didik dan kebutuhan peningkatan ketahanan gizi masyarakat. Tujuan program adalah meningkatkan akses literasi melalui pembangunan Saung Literasi di SMP PGRI 1 Cisolok serta mendukung pemenuhan gizi warga melalui distribusi 3.000 butir telur kepada seluruh masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan meliputi observasi kebutuhan lapangan, koordinasi lintas pihak, perencanaan partisipatif bersama sekolah dan pemerintah desa, serta implementasi aksi program secara langsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Saung Literasi menjadi sarana belajar yang efektif dan meningkatkan minat baca siswa, sedangkan distribusi telur tersalurkan secara merata dan memberikan manfaat terhadap ketahanan pangan keluarga. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Desa Cikelat.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 D Best AR, Enjeli Enjeli, Sulpiani Sulpiani, Raisya Raisya, Muhammad Irpan Arroyan, Wardan Nugraha Ahmad, Wildan Fadillah, Abeer Labeb Ali Ahmed, Akmal Zaidah Hibatullah, Sahar Adnan Abdo Qasem Alselwi, Mambuna Bojang, Mega Hari Sopiah, Bagas Firmansyah, Muhammad Fasya Surya Nugraha, Ajeng Rahmawati, Rizki Maulana, Luvi Jamiatul Mahmudah, Aisyah Amini, Chandra Septiawan, Vini Supinihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/440Mengakselerasi UMKM Desa Karangasem, Jenu, Tuban: Strategi Transformasi Digital melalui Platform E-commerce2025-12-30T08:18:39+00:00Rismaya Nikmatul Hida Saskia Putrirismayaputri40@guru.smk.belajar.idLambok Nababanrismayazaskiya@gmail.com<p>UMKM di Desa Karangasem menghadapi tantangan dalam mengakses pasar digital akibat keterbatasan literasi teknologi dan pendampingan yang tidak berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan metode baru bernama Digital Acceleration Pathway for Rural MSMEs (DAP-RMSME), yang mengintegrasikan asesmen kesiapan digital, pelatihan berbasis persona pengguna, dan pendampingan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM di Desa Karangasem, Tuban. Hasil menunjukkan bahwa 28 peserta (93,3 persen) berhasil membuat toko daring aktif di platform Shopee dan Instagram, serta 23 di antaranya (82,1 persen) mencatat transaksi pertama dalam 30 hari pasca-pelatihan. Selain itu, lima peserta ditetapkan sebagai Digital Champion untuk memperkuat ekosistem lokal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempercepat adopsi e-commerce secara inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bahwa transformasi digital di pedesaan memerlukan strategi yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan komunitas.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Rismaya Nikmatul Hida Saskia Putri, Lambok Nababanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/500Improving Community Financial Literacy to Prevent Illegal Online Lending and Investment Fraud2026-01-12T07:12:36+00:00Afrizal Afrizalrizal.loebis74@gmail.comSipnarong Kanchanawongpaisanrizal.loebis74@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashidrizal.loebis74@gmail.comPhan Bao Giangrizal.loebis74@gmail.comSyahriyal Syahriyalrizal.loebis74@gmail.comEka Nurlinarizal.loebis74@gmail.comStiven Jerry Immanuel Hutabaratrizal.loebis74@gmail.com<p>The International Community Service program was implemented in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency, North Sumatra—an emerging semi-periurban area characterized by socioeconomic vulnerabilities that heighten residents’ exposure to illegal online lending and fraudulent investment schemes. Utilizing the Participatory Action Learning and Action Research (PALAR) approach, the program integrated experiential learning, critical reflection, group discussions, and locally relevant case studies to strengthen financial literacy. Evaluation results indicate substantial improvements across key indicators, including knowledge of licensed financial institutions, the ability to identify illegal financial practices, and overall financial prudence. These findings demonstrate that contextualized, community-based financial education effectively enhances risk awareness and encourages safer financial behaviour. The program further provides practical insights for designing scalable and replicable community financial literacy models applicable to similar semi-periurban contexts.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Afrizal Afrizal, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Phan Bao Giang, Syahriyal Syahriyal, Eka Nurlina, Stiven Jerry Immanuel Hutabarathttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/501Green Tourism Branding Strategies to Enhance the Attractiveness of Pematang Johar’s Natural Tourism2026-01-12T07:12:24+00:00Albert Herlambangalbertherlambang7@gmail.comPutri Mentarialbertherlambang7@gmail.comSipnarong Kanchanawongpaisanalbertherlambang7@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashidalbertherlambang7@gmail.comNurul Ilyana Binti Muhd Adnanalbertherlambang7@gmail.comChyntia Agustinalbertherlambang7@gmail.com<p>The concept of green tourism has emerged as a strategic approach to promoting sustainable destinations while protecting environmental and cultural resources. This community service program was designed to strengthen the branding and promotion of Pematang Johar Village—an emerging natural tourism destination in Deli Serdang Regency—through green and sustainable tourism strategies. Using a Service-Learning and Participatory Action Research (PAR) framework, the program involved 38 participants, including local tourism managers, MSME owners, and youth volunteers. Activities included workshops on destination branding, eco-friendly tourism practices, and digital marketing for green tourism. The results showed a marked improvement in participants’ understanding of green tourism principles and destination branding, with a 60% increase in awareness and active adoption of eco-friendly initiatives. The creation of a unified slogan and digital campaign “Green Pematang Johar: Where Nature Meets Harmony” helped align local tourism and MSME promotion under a single identity.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Albert Herlambang, Putri Mentari, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Nurul Ilyana Binti Muhd Adnan, Chyntia Agustinhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/502Empowering the Local Economy Through Creative Product Innovation in Pematang Johar2026-01-12T07:12:15+00:00Claudie Tiofannyclaudie.tiofanny@gmail.comPhan Bao Giangclaudie.tiofanny@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashidclaudie.tiofanny@gmail.comRidwan Nurdinclaudie.tiofanny@gmail.comNurma Sariclaudie.tiofanny@gmail.comOvie Esrani Panggabeanclaudie.tiofanny@gmail.com<p>Creative product innovation is vital for empowering local economies and improving MSME competitiveness, especially in rural areas. This community service in Pematang Johar Village aimed to strengthen creativity, innovation, and digital marketing among 42 participants, including MSME owners, youth, and women entrepreneurs. Through workshops and mentoring based on Service-Learning and Participatory Action Research (PAR), participants improved by over 50% in product design, packaging, and digital promotion. They created culturally inspired prototypes and formed the Pematang Johar Creative MSME Forum to ensure continued collaboration. The program shows that innovation enhances business competitiveness while promoting social inclusion and sustainability, contributing to SDGs 8 and 9 through inclusive economic growth and community-based innovation.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Claudie Tiofanny, Phan Bao Giang, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Ridwan Nurdin, Nurma Sari, Ovie Esrani Panggabeanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/503Empowering Rural Women Through Digital Marketing and Financial Management Education Towards Independent and Sustainable Businesses2026-01-12T07:12:57+00:00Deliyanti Simbolondeliyanti@eka-prasetya.ac.idM.Fahriyal Aldideliyanti62@gmail.comSipnarong Kanchanawongpaisandeliyanti62@gmail.comMuhammad Hafiz Abd. Rashiddeliyanti62@gmail.comPhan Bao Giangdeliyanti62@gmail.comNajla Najladeliyanti62@gmail.comSelfina Selfinadeliyanti62@gmail.com<p>Community service activities aim to improve understanding, skills, and confidence in utilizing digital technology and managing business finances effectively. Empowerment activities aim to create independent, resilient, innovative, and sustainable women entrepreneurs, so that they can have a positive impact on family welfare and the broader village economy. In Pematang Johar Village, weak digital literacy and poor financial management have caused many village women's businesses to stagnate, even at risk of stopping midway. Through intensive training and mentoring provided, the implementation team introduced and trained digital marketing and financial management according to the needs of the Village. The implementation methods included observation, digital marketing training, business financial management training, mentoring, and program evaluation. The results of the activities showed a significant increase in the understanding of digital marketing and business financial management. The activities are expected to improve product promotion and more organized financial management for women in Pematang Johar Village. Integrated empowerment is important to support sustainable businesses.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Deliyanti Simbolon, M.Fahriyal Aldi, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd. Rashid, Phan Bao Giang, Najla Najla, Selfina Selfinahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/504Innovative Homestays and Eco-Friendly Accommodation as Tourist Attractions2026-01-12T07:12:06+00:00Desma Erica Maryati Manikdesmaerica79@gmail.comHommy Dorthy Ellyany Sinagadesmaerica79@gmail.comYulvitriyani Br Sebayangdesmaerica79@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashiddesmaerica79@gmail.comMarwan Marwandesmaerica79@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisandesmaerica79@gmail.com<p style="text-align: justify;">Rural areas with natural potential and agrarian atmosphere such as Pematang Johar Village present opportunities to be developed into sustainable tourism destinations. However, limitations in lodging facilities and lack of environmentally friendly practices become obstacles in optimizing that potential. Therefore, this community-service activity aims to design and assist the implementation of eco-friendly homestays and lodgings as a new tourist attraction in the village. The implementation methods consist of initial observation and problem identification, training and assistance for lodging managers/owners and community members, and post-implementation evaluation. The results show increased environmental awareness among homestay managers and the community, evidenced by improved building design using local/natural materials, implementation of waste management systems and greening the environment, and establishment of environmentally friendly homestay service standards. These findings indicate that eco-friendly homestay development can serve as an alternative lodging option that strengthens the village’s tourism appeal while supporting environmental preservation and community empowerment. Thus, environmentally conscious lodging innovation is worthy to be adopted as a sustainable tourism model in Pematang Johar Village, with a recommendation that management continues participatively and receives support from the village authority for sustainability.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Desma Erica Maryati Manik, Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Yulvitriyani Br Sebayang, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Marwan Marwan, Sipnarong Kanchawongpaisanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/505Innovation Footprint and New Value Chain from Pematang Johar Village2026-01-12T07:12:47+00:00Dian Setyorinidian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idIsra Rafika Sihombingdian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idSipnarong Kanchanawongpaisandian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idMuhammad Hafiz Abd.Rashiddian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idPhan Bao Giangdian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idKhoirul Amridian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idTeuku Muhammad Syahrizaldian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idDiego Faustine Karimdian_setyorini25@eka-prasetya.ac.id<p style="text-align: justify;">Pematang Johar Village is one of the agricultural villages with abundant rice production. However, a portion of the harvest results in low-quality rice such as broken grains, dull color, and leftover rice from daily consumption. This problem leads to economic inefficiency and increased food waste. Through this community service program, a new value chain innovation was introduced by processing rice waste into rice crackers. This innovation was chosen because of easily available raw materials, cultural consumption habits, and its potential to reduce food waste while creating local culinary identity. The production process is simple, low-cost, and offers wide marketing opportunities both online and offline. The program results show an increase in community knowledge and skills, establishment of a small business group, and the birth of a new culinary identity for Pematang Johar Village.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Dian Setyorini, Isra Rafika Sihombing, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Phan Bao Giang, Khoirul Amri, Teuku Muhammad Syahrizal, Diego Faustine Karimhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/506Improving the Capacity of Rice Farmers Through Micro-Business Management and Information Technology Training in Pematang Johar Village2026-01-12T07:11:58+00:00Elisabeth Nainggolanelisabeth.golan@gmail.comJoni Jonielisabeth.golan@gmail.comWidalicin Januartyelisabeth.golan@gmail.comNajla Najlaelisabeth.golan@gmail.comLoo Teck Khunelisabeth.golan@gmail.comPhan Bao Giangelisabeth.golan@gmail.comAnnisa I. Hafifa Siregarelisabeth.golan@gmail.com<p style="text-align: justify;">This community service activity aims to improve the capacity of rice farmers in Pematang Johar Village through micro-business management training and the use of information technology in agricultural activities. Farmers' low business management skills and limited access to agricultural information are major obstacles to increasing productivity and income. The activity was implemented through socialization, training, mentoring, and evaluation. The results showed an increase in farmers' understanding of farm management, simple financial record keeping, and the ability to use Android-based agricultural applications. This activity encourages farmers to manage their farms more efficiently, transparently, and sustainably.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Elisabeth Nainggolan, Joni Joni, Widalicin Januarty, Najla Najla, Loo Teck Khun, Phan Bao Giang, Annisa I. Hafifa Siregarhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/511Mentoring Management Tourism Village Finance Johar Embankment for Increase Accountability and Independence of Village- Based Economy Technology2026-01-12T07:11:14+00:00Fenny Afridafennyafrida@gmail.comFachrul A. Siregarfennyafrida@gmail.comTaufiqurrahman Taufiqurrahmanfennyafrida@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashidfennyafrida@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanfennyafrida@gmail.comCindi Kosasifennyafrida@gmail.com<p style="text-align: justify;">Tourism Village Johar Embankment is experiencing improvement activity economy along increase visit tourists, but governance his finances Still face constraint like manual recording, low competence managers, and the lack of transparency. Devotion This aim increase accountability and independence economy village through mentoring management finance-based technology. The method used is studies case with approach descriptive qualitatively equipped observation, interviews, documentation, and mentoring directly. Activities done through five stages: assessment initial, SOP preparation, training application finance, implementation digital recording, and evaluation impact. The results show improvement competence management, implementation of new SOPs, use more digital recording orderly, and increasing transparency reporting finance. Mentoring This push change behavior administration, emergence leader local, and strengthening potential independence economy village tour.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Fenny Afrida, Fachrul A. Siregar, Taufiqurrahman Taufiqurrahman, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Sipnarong Kanchawongpaisan, Cindi Kosasihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/507Digitalization of Tourism Villages: Digital Marketing Strategies for the Development of Pematang Johar Tourism2026-01-12T07:11:51+00:00Hana Salsabila Lubishanasalsabila@eka-prasetya.ac.idPutri Mentarihanasalsabila@eka-prasetya.ac.idSipnarong Kanchanawongpaisanhanasalsabila@eka-prasetya.ac.idMuhammad Hafiz Abd.Rashidhanasalsabila@eka-prasetya.ac.idNurul Ilyana Binti Muhd Adnanhanasalsabila@eka-prasetya.ac.idChyntia Agustinhanasalsabila@eka-prasetya.ac.id<p style="text-align: justify;">Digital transformation is increasingly crucial for tourism villages in Indonesia as tourist behavior shifts toward digital technology for travel decisions. However, many villages remain behind in digital literacy and online marketing skills. Pematang Johar Tourism Village in Deli Serdang Regency, North Sumatra, exemplifies this challenge. Despite its strong agricultural and cultural potential, it struggles to promote itself effectively due to limited human resources, inadequate infrastructure, and minimal understanding of digital marketing strategies. To address these gaps, a community service program emphasizing digitalization training and mentoring was implemented. The program focused on improving digital literacy, developing creative promotional content, and utilizing social media as a marketing tool. Through participatory and hands-on learning, participants enhanced their ability to create engaging digital content, manage social media platforms, and highlight local cultural values in promotions. The #ExplorePematangJohar campaign further boosted the village’s online visibility and digital identity.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Hana Salsabila Lubis, Putri Mentari, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Nurul Ilyana Binti Muhd Adnan, Chyntia Agustinhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/508Human Resource Capacity Building Through Tour Guide and Tourism Management Training2026-01-12T07:11:43+00:00Irvan Rolyesh Situmorangirvanrolyesh15@gmail.comYonson Paneirvanrolyesh15@gmail.comFrenky Situmorangirvanrolyesh15@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanirvanrolyesh15@gmail.comPhan Bao Giangirvanrolyesh15@gmail.comNovi Indriyani Sitepuirvanrolyesh15@gmail.com<p style="text-align: justify;">This community service program was conducted in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency, North Sumatra, which holds strong potential as a community-based tourism destination but faces challenges due to limited human resource capacity. The main objective was to enhance local residents’ knowledge and skills in tourism management and tour guiding. Using a participatory approach, the program involved three stages: observation and problem identification, training and mentoring, followed by evaluation and reflection. The program was collaboratively implemented with local government and community participation. The results indicated improved understanding of tourism management, the emergence of local tourism groups, and growing community awareness of sustainable tourism practices. Overall, this initiative strengthened local capacity toward developing Pematang Johar Village as an independent and sustainable tourism destination.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Irvan Rolyesh Situmorang, Yonson Pane, Frenky Situmorang, Sipnarong Kanchawongpaisan, Phan Bao Giang, Novi Indriyani Sitepuhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/509Kerajinan Tangan dari Limbah Jerami Padi yang Bernilai Ekonomis2026-01-12T07:11:35+00:00Isra Rafika Sihombingisrarafika@gmail.comKhairul Ali Hutasuhutisrarafika@gmail.comDian Setyorinidian_setyorini25@eka-prasetya.ac.idSartiyah Sartiyahisrarafika@gmail.comPhan Bao Giangisrarafika@gmail.comKeysa Dwi Auliaisrarafika@gmail.com<p style="text-align: justify;">Limbah jerami padi di Desa Pematang Johar selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan lebih sering dibakar sehingga menimbulkan polusi serta hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi jerami padi melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan sebagai peluang usaha kreatif berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kelompok petani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa dalam seluruh proses pengorganisasian komunitas. Kegiatan meliputi pelatihan pengolahan bahan, desain produk, produksi, hingga pemasaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan, terbentuknya kelompok usaha kerajinan jerami, serta munculnya pemimpin lokal yang mengoordinasikan kegiatan produksi. Selain menambah peluang pendapatan alternatif, program ini juga mengurangi praktik pembakaran jerami sehingga berdampak positif pada lingkungan. Secara keseluruhan, program berhasil mendorong transformasi sosial ekonomi menuju keberlanjutan desa.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Isra Rafika Sihombing, Khairul Ali Hutasuhut, Dian Setyorini, Sartiyah Sartiyah, Phan Bao Giang, Keysa Dwi Auliahttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/510Community Empowerment Through Transparency and Accountability of Village Funds as an Effort to Increase Resource Potential and Independence in Pematang Johar Village2026-01-12T07:11:22+00:00Linda Wahyu MarpaungLindawahyu1209@gmail.comJefri JefriLindawahyu1209@gmail.comYannuke Patricia SiahaanLindawahyu1209@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.RashidLindawahyu1209@gmail.comSipnarong KanchawongpaisanLindawahyu1209@gmail.comPan Bao GiangLindawahyu1209@gmail.comThierry Charlson LohartLindawahyu1209@gmail.com<p style="text-align: justify;">This community service activity aims to strengthen transparency and accountability in the management of Village Funds as an effort to increase the potential of resources and independence of Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program is implemented through observation, socialization, implementation, and evaluation stages, which are designed to identify village needs, increase the capacity of officials, and strengthen technology-based village governance. The results of the activities show that Pematang Johar Village has a strong commitment to realizing good governance through the use of the Siskeudes application, the implementation of digital village services, and the capacity building of village officials in administrative and financial management. In addition, the potential for rice field ecotourism that is developing in the village contributes greatly to strengthening the local economy and empowering the community. Through strengthening transparency, accountability, and community participation, this program contributes to promoting village independence and supporting sustainable development.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Linda Wahyu Marpaung, Jefri Jefri, Yannuke Patricia Siahaan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Sipnarong Kanchawongpaisan, Pan Bao Giang, Thierry Carlson Loharthttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/512Karang Taruna Human Resource Competency Development Through Soft Skills and Digital Literacy Training in Pematang Johar Village2026-01-12T07:11:04+00:00Lisa Elianti Nasutionlisa@eka-prasetya.ac.idPhan Bao Gianglisa@eka-prasetya.ac.idSipnarong Kanchanawongpaisanlisa@eka-prasetya.ac.idMuhammad Hafiz Abd.Rashidlisa@eka-prasetya.ac.idHendra Halimlisa@eka-prasetya.ac.idKhoirul Amrilisa@eka-prasetya.ac.idDedi Irawanlisa@eka-prasetya.ac.id<p style="text-align: justify;">This community service program was carried out to answer the issue of lack of soft skills and digital literacy competencies among members of the Pematang Johar Village Youth Organization, which has an impact on the suboptimal role of youth in social activities and village development. The focus of this service is to increase communication capacity, leadership, teamwork, and the ability to utilize digital technology. The activity aims to empower youth through strengthening personal and organizational competencies. The methods used are participatory action research (PAR) and practice-based participatory training, which are carried out through soft skills sessions, basic digital literacy, advanced digital literacy, and technical assistance. The results of the activity showed a significant increase in the communication skills, leadership, and digital skills of the participants, the formation of a digital creative team, and the improvement of the organizational culture of Karang Taruna. This program has succeeded in encouraging youth as agents of social change in the village.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Lisa Elianti Nasution, Phan Bao Giang, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Hendra Halim, Khoirul Amri, Dedi Irawanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/513Pelatihan Pemasaran Digital Berbasis Green Economy Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produksi Hasil Tani Desa Pematang Johar2026-01-12T07:10:57+00:00Pesta Gultompestanatalingultom@gmail.comJeudi Agustina Taman Parulian Sianturipestanatalingultom@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanpestanatalingultom@gmail.comMhd. Ihsanpestanatalingultom@gmail.com<p style="text-align: justify;">Dalam rangka melaksanakan salah satu pilar penting pendidikan tinggi Indonesia di kancah internasional, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya berkolaborasi dengan, Universitas Methodist Indonesia, Shinawatra University Thailand, dan mahasiswa melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional. Yang menjadi mitra PkM internasional ini para ibu-ibu PKK desa Pematang Johar. Kegiatan PkM Internasional ini sudah menjawab kebutuhan ibu-ibu PKK desa Pematang Johar, khususnya untuk memperkenalkan produk kreatif hasil keterampilan para ibu-ibu PKK dan memasarkannya secara online melalui penggunaan platform digital yang berbasis ekonomi hijau (green economy).</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Pesta Gultom, Jeudi Agustina Taman Parulian Sianturi, Sipnarong Kanchawongpaisan, Mhd. Ihsanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/514Digital Marketing Tips on Instagram (Case Study on Madu Modow Honey SME)2026-01-12T07:10:49+00:00Elvi Lastrianielvilastriani@stiedharmaputra.ac.idMira Rosmalaelvilastriani@stiedharmaputra.ac.idDavid Opel Alexanderelvilastriani@stiedharmaputra.ac.idMuhammad Hafiz Abd Rashidelvilastriani@stiedharmaputra.ac.idAmiral Arief Absyelvilastriani@stiedharmaputra.ac.idDian Syah Putrielvilastriani@stiedharmaputra.ac.id<p>This Community Service (PKM) activity was conducted by STIE Dharma Putra at the Madu Madow Honey MSME in Siak Regency, Riau, in June 2025. This MSME produces premium-quality Sialang Siak Honey but faces challenges in digital marketing and preparing simple financial reports. The activity's title was "Simple Digital Marketing Tips on Instagram (Case Study of the Madu Modow Honey MSME)." The goal was to provide training and mentoring so that MSMEs could implement effective digital marketing strategies through Instagram to expand market reach and increase sales. Furthermore, the training also included preparing simple financial reports for better business management. The resulting output was improved digital skills and optimization of the MSME's Instagram account. The expected outcomes were increased market reach, increased sales turnover, and increased brand awareness of Madu Sialang Siak. This activity involved four lecturers and ten students, with the output being a National Journal.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Elvi Lastriani, Mira Rosmala, David Opel Alexander, Muhammad Hafiz Abd Rashid, Amiral Arief Absy, Dian Syah Putrihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/515Pematang Johar Creative Village: Developing a Creative Village through Local Wisdom – Based Economic Empowerment 2026-01-12T07:10:40+00:00Putri Mentariputrimentaritari@gmail.comHana Salsabila Lubisputrimentaritari@gmail.comMuhammad Hafiz Abd. Rashidputrimentaritari@gmail.comKhairil Umuriputrimentaritari@gmail.comTeuku Muhammad Syahrizalputrimentaritari@gmail.comSipnarog Kanchawongpaisanputrimentaritari@gmail.comMhd Ihsanputrimentaritari@gmail.com<p>This community service program was implemented by lecturers and students if STIE Eka Prasetya in Pematang Johar Village, North Sumatra, in response to the underutilization of local products (various rice, duck egges, tempe, and its derivatives, batik, and recycled crafts) for creative economic development and sustainable tourism. The program aimed to empower the community by strengthening entrepreneurial capacity, product innovation, and the use of local wisdom as the identity of a creative village. The approach used included workshops, participatory training, business mentoring, and hands-on digital marketing practice over one month. As a result, local producers improved product quality and variety, enhanced design and packaging, began using social media for promotion, and developed a better understanding of a basic business management. This program demonstrates the important role of higher education institutions in knowledge transfer and in supporting the development of creative, locally rooted village economies.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Putri Mentari, Hana Salsabila Lubis, Muhammad Hafiz Abd. Rashid, Khairil Umuri, Teuku Muhammad Syahrizal, Sipnarog Kanchawongpaisan, Mhd Ihsanhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/516Creation of Attractive Digital Marketing to Improve the Branding of Pematang Johor Community Businesses2026-01-12T07:10:33+00:00Rahmad Dianta Purbarahmaddianta05@gmail.comLinda Wahyu Marpaungrahmaddianta05@gmail.comMuhammad Hafiz Abd.Rashidrahmaddianta05@gmail.comHendra Halimrahmaddianta05@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanrahmaddianta05@gmail.comPhan Bao Giangrahmaddianta05@gmail.comNabila Dwi Puspita Sarirahmaddianta05@gmail.com<p>This community service and research project aims to enhance the digital capabilities of the Pematang Johar Rice Field Tourism Village community through strengthened branding and digital marketing. The activity was motivated by the significant decline in tourist visits during the COVID-19 pandemic, which highlighted the need for more adaptive promotional strategies. The study employed a descriptive-participatory approach consisting of observation, socialization, training, and mentoring activities. A total of 60 participants were involved in training sessions covering visual content production, social media management, Google Maps optimization, and village website development. Pre-test results indicated low levels of digital literacy (40/100), while post-test scores increased sharply to 90/100 after the mentoring sessions. Beyond technical improvements, the program also led to social transformation, including the formation of a village digital team, increased collaboration among MSMEs, and the establishment of a new branding identity: “Pematang Johar – Rice Field Tourism on the Outskirts of Medan City.” The outcomes demonstrate that digital marketing is an effective strategy for promoting tourist villages and supporting sustainable local economic growth.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Rahmad Dianta Purba, Linda Wahyu Marpaung, Muhammad Hafiz Abd.Rashid, Hendra Halim, Sipnarong Kanchawongpaisan, Phan Bao Giang, Nabila Dwi Puspita Sarihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/517Training Tourism Business Budgeting for MSME Actors in Pematang Johar to Improve Operational Effeciency2026-01-12T07:10:24+00:00Susan Grace Nainggolanveragolan22@gmail.comJunika Napitupuluveragolan22@gmail.comWidalicin Januartyveragolan22@gmail.comMuhammad Haris Riyaldiveragolan22@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanveragolan22@gmail.comMuhammad Hafiz Abd. Rashidveragolan22@gmail.comPutri Handayaniveragolan22@gmail.com<p>Budgeting training for tourism MSME entrepreneurs in Pematang Johar aims to improve their operational cost management and business efficiency. This activity involved 20 MSME entrepreneurs from the culinary, handicraft, and tourism service sectors. The training methods included lectures, discussions, case studies, and budgeting practice. The training results showed an increase in participants' understanding of budgeting concepts, their ability to prepare financial plans, and their awareness of controlling operational costs. Post-training monitoring showed a reduction in cost waste, prioritization of expenditures, and the use of cost-effective promotions. Thus, this training contributed to improving the efficiency and sustainability of tourism MSMEs in Pematang Johar.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Susan Grace Nainggolan, Junika Napitupulu, Widalicin Januarty, Muhammad Haris Riyaldi, Sipnarong Kanchawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd. Rashid, Putri Handayanihttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/518Transforming Lembu Sejahtera Farmers Group's Product Sales Through Digital Marketing2026-01-12T07:10:15+00:00Israwati Israwatiisrawati@stiedharmaputra.ac.idHermansyah Hermansyahisrawati@stiedharmaputra.ac.idDamri SMisrawati@stiedharmaputra.ac.idSipnarong Kanchanawongpaisanisrawati@stiedharmaputra.ac.idMuhammad Raihanisrawati@stiedharmaputra.ac.idMailani Azizahisrawati@stiedharmaputra.ac.id<p>Community service at the Lembu Sejahtera Farmers Group in Merempan Village, Siak District, Riau, aims to address the limitations of market reach and conventional marketing for superior cattle breeding. Activities are carried out through problem identification, joint planning, preparation, training and mentoring, and evaluation. A participatory approach involves observation, interviews, focus group discussions (FGDs), and literature review to implement digital marketing strategies. As a result, group members' understanding and skills in digital promotion have improved, local leaders have emerged, new internal institutions have been created, and behavioral transformations have occurred toward independence and technological adaptation. Other impacts include increased sales, income, market expansion, and strengthening the group's position. Sustainability is ensured through partner capacity building, the establishment of an independent Village Breeding Center, and increased group competitiveness in the digital era, supporting sustainable socio-economic transformation and the national meat self-sufficiency program.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Israwati Israwati, Hermansyah Hermansyah, Damri SM, Sipnarong Kanchanawongpaisan, Muhammad Raihan, Mailani Azizahhttps://ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejecs/article/view/519Education on Making Processed Snack Food Products from Local Ingredients to Increase Family Income2026-01-12T07:10:06+00:00Widalicin Januartywidalicin14@gmail.comElisabeth Nainggolanwidalicin14@gmail.comSusan Grace V Nainggolanwidalicin14@gmail.comAhmad Nizamwidalicin14@gmail.comSipnarong Kanchawongpaisanwidalicin14@gmail.comMuhammad Hafiz Abd Rashidwidalicin14@gmail.comHaykal Riskyandanawidalicin14@gmail.com<p>The limited economic capacity of rural families often stems from minimal knowledge about local resource utilization and weak home-based business management. This program aimed to enhance family income through education on the production of processed snack foods using locally available ingredients. A service-learning and participatory empowerment approach was implemented with 40 housewives, youth representatives, and micro-entrepreneurs. Training included product innovation, hygiene practices, packaging techniques, and basic financial management. Results indicated a 65% increase in participants’ knowledge of snack processing techniques, and 75% began producing or selling snack products within one month post-training. Proper education accompanied by mentoring can effectively transform local agricultural commodities into marketable food products, thereby contributing to household income enhancement and sustainable community-based entrepreneurship.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Widalicin Januarty, Elisabeth Nainggolan, Susan Grace V Nainggolan, Ahmad Nizam, Sipnarong Kanchawongpaisan, Muhammad Hafiz Abd Rashid, Haykal Riskyandana